Follow kami di google berita

Alam, Budaya dan Satwa, Paket Lengkap Wisata Kampung Merasa 

TANJUNG REDEB – Jarak dari pusat Kota Kabupaten sekitar 45 kilometer. Untuk mencapai kampung wisata ini, harus melintasi hutan dan beberapa perkampungan. Namun mata akan terpuaskan dengan pemandangan indah di kampung tersebut. Adalah Kampung Merasa di Kecamatan Kelay, yang telah didapuk sebagai salah satu kampung wisata di Berau.

Kampung Merasa memiliki keindahan alam yang sangat menarik, serta masyarakat yang masih menjaga kelestarian budayanya. Keindahan alam dan budaya, menjadikan kampung ini menjadi salah satu wisata yang wajib dikunjungi di Kabupaten Berau.

Destinasi wisata yang ada di Kampung Merasa dibagi menjadi tiga yaitu wisata alam, budaya dan penyelamatan satwa. Destinasi Wisata alam terdiri dari goa mulut besar, sungai batu bawan, tebing karst, air terjun jenum, pulau malam minggu (long keling), goa kuburan tua suku dayak dan puncak long sam.

Festival budaya meja panjang, berburu tradisional, membuat kerajinan tangan dari hasil hutan, Musik Tradisional, Tarian Tradisional dan menangkap ikan dengan tangan (nyihep) termasuk dalam wisata budaya. Destinasi penyelamatan satwa Terdiri dari pulau pra reales orang utan dan pusat penyelamatan satwa liar.

Kawasan hutan di Kampung Merasa yang masih terjaga menjadi tempat hidup Orang Utan. Keberadaan orang utan di kawasan hutan Kampung Merasa bukan termasuk hama, sehingga warga banyak yang merawatnya dengan memberi makanan saat bermain ke hutan.

Keberadaan hutan di Kampung Merasa juga berfungsi sebagai kawasan hutan lindung. Perkebunan yang dikelola oleh warga, maupun milik perusahaan terbilang subur, dan menambah penghasilan bagi warga sekitar.

Tanaman perkebunan yang dibudidayakan di Kampung Merasa salah satunya yakni Pohon Coklat. Tumbuhan penghasil makanan yang disukai berbagai kalangan itu, banyak dijumpai di desa tersebut.

Berbagai destinasi alam juga terdapat di kawasan itu, mulai dari Sungai Kelay, yang jernih, hingga Gunung Karst yang memanjakan mata.

Masyarakat di Kampung Merasa juga masih menjaga tradisi nenek moyang terdahulu. Terbukti, warga masih mempertontonkan tarian khas suku dayak, dan pemakanan leluhur di kampung tersebut saat ini masih terjaga.

Berkat kekayaan alam dan budaya yang dimiliki oleh Kampung Malaya, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Berau menetapkan kawasan itu jadi Desa Wisata pada tahun 2018. Hingga saat ini, berbagai destinasi wisata yang sudah ada, dapat dikunjungi oleh wisatawan.

Wisata Kampung Merasa memiliki daya tarik yang cukup lengkap bagi para wisatawan yang ingin merasakan keindahan Hutan Tropis Kalimantan, Budaya Dayak dan Penyelamatan Satwa Liar. Semua pengembangan dan pengelolaan wisata ini berbasis masyarakat. (Adv/Ard)

Bagikan

Subscribe to Our Channel