Berau Masih Berstatus Siaga Darurat

TANJUNG REDEB – Meskipun asap semakin pekat, status Kabupaten Berau saat ini masih ditetapkan pada tingkat Siaga Darurat.

Pihak BPBD Berau menjelaskan bahwa kabut asap yang melanda merupakan kombinasi dari hotspot lokal serta kiriman asap dari daerah sekitar seperti Samarinda, Kutai Kartanegara (Kukar), dan Kutai Barat (Kubar). Hal ini terdorong oleh pergerakan angin dari arah selatan menuju utara.

BMKG juga mencatat bahwa sebagian besar wilayah Kaltim telah mengalami masa Hari Tanpa Hujan (HTH) hingga 30 hari berturut-turut, yang semakin memperparah potensi kebakaran dan menahan pekatnya kabut asap.

Di sisi lain, upaya penanganan karhutla di lapangan menghadapi tantangan berat. Api yang melahap lahan kini makin menjalar jauh ke dalam kawasan hutan dan sulit dijangkau oleh tim darat.

“Titik api sebagian besar sulit dijangkau tim darat. Sebenarnya kita sangat membutuhkan bantuan water bombing (pemadaman udara), dan upaya pendorongan usulan ke BNPB terus kita lakukan,” ungkap Kepala BPBD Berau, Masyahadi Muhdi ditemui Jumat (18/9).

Namun, armada udara provinsi saat ini masih diprioritaskan untuk wilayah dengan karhutla skala lebih besar seperti Samarinda, Kubar, dan Paser.

“Bahkan kemarin penerbangan helikopter juga sempat terkendala karena jarak pandang dan kabut tebal di bandara,” tutupnya. (Ard)

Bagikan

Subscribe to Our Channel