Pesta Rakyat Hari Jadi Berau Tunggu Keputusan Bupati

TANJUNG REDEB – Pemerintah Kabupaten Berau tetap menyiapkan rangkaian peringatan Hari Jadi Kabupaten Berau ke-73 dan Kota Tanjung Redeb ke-216.
Namun, pelaksanaannya tahun ini tidak bisa lepas dari kondisi karhutla dan kualitas udara. Rangkaian kegiatan dijadwalkan berlangsung September hingga Oktober 2026.
Sejumlah hiburan dan perlombaan masyarakat telah masuk dalam persiapan, tetapi pelaksanaannya akan menyesuaikan perkembangan kondisi di lapangan.
Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Berau, Yudha Budi Santosa, mengatakan persiapan telah dibahas melalui rapat koordinasi lintas sektor.
Menurutnya, kegiatan tetap dirancang untuk melibatkan masyarakat.
Namun, kondisi udara dan keputusan kepala daerah akan menjadi pertimbangan sebelum kegiatan yang berpotensi mengumpulkan massa dalam jumlah besar digelar.
“Hiburan masyarakat akan cukup padat mulai September sampai Oktober,” ujar Yudha.
Selain hiburan, sejumlah agenda juga mengangkat permainan dan budaya lokal. Di antaranya lomba perahu panjang, permainan hadang, sumpit dan ketapel.
Kuliner khas Berau seperti Ancur Paddas dan Puncak Rasul juga akan diperkenalkan dalam rangkaian perayaan.
Agenda tersebut kemudian berlanjut menuju puncak peringatan dan Berau Expo yang direncanakan berlangsung Oktober 2026.
Yudha menegaskan keselamatan masyarakat tetap menjadi perhatian utama. Kondisi asap akibat karhutla akan terus dipantau sebelum setiap agenda dipastikan terlaksana.
“Kita semua berharap daerah kita aman dan terkendali dari kepulan asap akibat kebakaran, sehingga rencana pesta rakyat ini dapat terlaksana,” pungkasnya.(Akm)




















