Follow kami di google berita

Bankeu Rp6,5 Miliar Siap Jalankan Proyek Air Bersih di Kecamatan Kelay

KELAY – Upaya pemenuhan infrastruktur dasar yakni air bersih di Kecamatan Kelay mulai menemui titik terang. Tahun ini, proyek itu dipastikan akan mulai berjalan pada bulan depan atau September 2026 mendatang.

Sebagai langkah awal, Pemkab Berau melalui DPUPR berhasil mendapatkan dukungan anggaran dari Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur melalui skema Bantuan Keuangan (Bankeu) tahun anggaran 2026 sebesar sekitar Rp6,5 miliar.

Anggaran tersebut menjadi bagian penting dalam mendorong percepatan pembangunan sistem penyediaan air bersih di Kelay. Saat ini, proses pengadaan pekerjaan telah memasuki tahap lelang.

“Kami pastikan pada awal September 2026 kegiatan proyek tahap awal sudah bisa dikerjakan,” jelas Kepala Bidang Air Minum dan Penyehatan Lingkungan (AMPL) DPUPR Berau, Herau Decty Toge Manduli, ketika dikonfirmasi beberapa waktu lalu.

Setelah melalui proses perencanaan dan penyusunan Detail Engineering Design (DED), pembangunan infrastruktur air bersih di Kelay ini akan dilakukan secara bertahap, dengan menyesuaikan kemampuan keuangan pemerintah daerah.

“Karena kalau untuk kebutuhan anggaran pembangunan sistem air bersih di Sido Bangen, berdasarkan DED itu bisa mencapai lebih dari Rp35 miliar,” tambahnya.

Pada tahap awal, pembangunan akan difokuskan pada penyediaan infrastruktur pengolahan air. Kehadiran fasilitas tersebut diharapkan menjadi fondasi bagi pengembangan layanan air bersih secara bertahap di kawasan ibu kota Kecamatan Kelay.

Berdasarkan hasil pendataan di lapangan, sistem yang dibangun ditargetkan mampu memberikan manfaat bagi lebih dari 500 kepala keluarga.

“Sekitar 500 lebih kepala keluarga yang nantinya bisa terlayani. Kalau ini selesai, tentu sangat membantu masyarakat,” kata Decty.

Untuk memastikan keberlanjutan layanan, DPUPR Berau telah melakukan pembahasan terkait skema pengelolaan pascapembangunan. Salah satu opsi yang disiapkan adalah melibatkan Perumdam Batiwakkal sebagai pengelola sistem air bersih tersebut.

“Hasil pertemuan kami bersama Perumdam Batiwakkal terakhir, dipastikan akan mengelola pengolahan air bersih di Sido Bangen Kecamatan Kelay,” pungkasnya. (*/Ard)

Bagikan

Subscribe to Our Channel