TANJUNG REDEB – Di tahun ajaran baru 2026/2027 ini, kebijakan biaya pendidikan nol rupiah akan mulai diterapkan oleh Dinas Pendidikan Berau. Mulai dari proses pendaftaran hingga kebutuhan dasar calon siswa tidak akan dikenakan biaya sepeserpun.
Hal ini ditegaskan Kepala Dinas Pendidikan Berau, Mardiatul Idalisah. Dirinya menyebut jika pada penerimaan siswa baru (PSB) tahun ini, seluruh proses pendaftaran hingga kebutuhan dasar siswa akan digratiskan.
“Untuk siswa baru itu harus gratis. Mulai dari seragam akan kita bagikan, dan uang pendaftaran nol rupiah,” ujar Mardiatul, beberapa waktu lalu.
Tak hanya pendaftaran dan seragam, Mardiatul juga meluruskan isu mengenai beban biaya buku pelajaran yang banyak beredar di masyarakat. Ia menegaskan buku teks utama, sebenarnya sudah lama digratiskan melalui alokasi dana Bantuan Operasional Satuan Pendidikan (BOSP).
“Sekitar 15 persen dari nilai BOSP telah dialokasikan khusus untuk penyediaan buku dari pusat,” ungkapnya.
Disdik sendiri juga terus mendorong sekolah untuk memenuhi ketersediaan buku di perpustakaan agar bisa dipinjam siswa. Bahkan jika ada pembelian buku, hal itu bersifat opsional bagi siswa yang ingin menambah referensi pribadi.
“Jadi opsional, dikembalikan ke siswa masing-masing. Tapi beberapa buku yang harganya mahal atau tidak termasuk dalam buku pemerintah, itu kita bantu dari Dinas Pendidikan untuk menyiapkannya,” tutupnya. (Ard)













