Follow kami di google berita

Keterbatasan Anggaran Hambat Pengaspalan Jalan di Lahan KBNK

TANJUNG REDEB – ‎Pemanfaatan lahan berstatus Kawasan Budidaya Non Kehutanan (KBNK) di Kabupaten Berau untuk pembangunan jalan belum berjalan maksimal. Keterbatasan anggaran menjadi kendala utama sehingga sejumlah rencana pengaspalan belum bisa direalisasikan.

‎Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Berau, Fendra Firnawan, mengatakan pihaknya saat ini lebih fokus mengoptimalkan program yang sudah ada dibanding mengusulkan perubahan status lahan baru.

‎“Tahun ini kami fokus pada lahan yang sudah ada,” ujarnya.

‎‎Menurutnya, sejumlah ruas jalan yang telah berstatus KBNK sebenarnya sudah siap ditingkatkan melalui pengaspalan. Namun, pelaksanaannya masih menunggu ketersediaan anggaran.

‎“Pengaspalan tetap dilanjutkan, tapi menunggu anggaran,” katanya.

‎‎Fendra menjelaskan, penentuan anggaran pembangunan berada di tangan Bapelitbang Berau, sehingga DPUPR harus menyesuaikan program dengan kemampuan fiskal daerah.

‎‎Selain itu, DPUPR juga memprioritaskan penyelesaian proyek fisik yang sebelumnya belum rampung agar dapat segera dimanfaatkan masyarakat.

‎‎“Prioritas kami menyelesaikan pekerjaan yang belum tuntas,” tegasnya.

‎Ia menambahkan, usulan masyarakat juga menjadi dasar utama dalam menentukan prioritas pembangunan.

‎‎“Yang menyentuh kepentingan masyarakat akan kami dahulukan,” jelasnya.

‎Terkait fungsi lahan KBNK, Fendra memastikan area tersebut hanya diperuntukkan bagi pembangunan jalan dengan lebar sekitar 10 meter dan tidak bisa dialihkan untuk fungsi lain.

‎“Status KBNK ini khusus untuk pembangunan jalan,” tandasnya.

‎‎Meski terbatas anggaran, DPUPR Berau memastikan pembangunan infrastruktur tetap berjalan secara bertahap sambil menunggu dukungan anggaran daerah.(Akm)

Bagikan

Subscribe to Our Channel