TANJUNG REDEB – Dikenal sebagai salah satu kabupaten yang kondusif, Kabupaten Berau makin menegaskan dengan adanya sistem digital dalam pengawasan.
Kamera pengawas atau CCTV pun akan dipasang bertahap mulai dari jalan-jalan utama, fasilitas umum hingga gang pemukiman penduduk.
Total ada 500 unit CCTV yang akan dipasang dan ditargetkan rampung terinstal seluruhnya pada 2027 mendatang. Program penguatan pemantauan wilayah ini, menjadi bagian dari pengembangan konsep kota cerdas (smart city) yang dirancang berlangsung bertahap.
“Kalau ada kejadian, petugas bisa langsung melihat kondisi di lapangan lewat CCTV tanpa menunggu laporan warga. Dengan begitu, penanganannya bisa lebih cepat dan tepat,” ujar
Kepala Diskominfo Berau, Didi Rahmadi, beberapa waktu lalu.
Menurut dia, pola pemasangan kamera tidak hanya akan ada di pusat Kota Tanjung Redeb. Pemerintah daerah justru menaruh perhatian pada lingkungan permukiman yang memiliki aktivitas warga cukup tinggi. Sehingga kecelakaan atau tindak kriminal bisa cepat ditangani.
“Untuk tahap awal, Diskominfo Berau menargetkan pemasangan puluhan unit CCTV pada 2026. Sekitar 25 titik diprioritaskan di kawasan inti kota. Setelah itu, jaringan kamera akan diperluas ke wilayah penyangga perkotaan seperti Kecamatan Teluk Bayur, Sambaliung, dan Gunung Tabur,” tambahnya.
Lokasi yang menjadi tempat pemasangan kamera pun tidak asal pasang. Titik mana yang rawan dan benar-benar membutuhkan pengawasan adalah target pemasangan. Koordinasi dengan kepolisian dan OPD lain juga dilakukan agar data dari CCTV bisa dimanfaatkan bersama.
Selain pengawasan keamanan, sistem kamera ini juga disiapkan untuk mendukung berbagai kebutuhan lintas sektor. Pemerintah daerah membuka peluang pemanfaatan CCTV untuk penerapan tilang elektronik, pemantauan kriminalitas, hingga membantu Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dalam deteksi dini dan penanganan kebencanaan, seperti kebakaran. (Ard)













