Follow kami di google berita

Homestay Jadi Mesin Uang Baru Pariwisata Berau, Ekonomi Kampung Ikut Meningkat

‎TANJUNG REDEB — Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Berau Ilyas Natsir menaruh perhatian serius pada pengembangan homestay sebagai motor penggerak ekonomi di kawasan wisata.

‎Ia menyebut, selain promosi destinasi dan peningkatan fasilitas wisata, potensi homestay menjadi kunci distribusi ekonomi yang langsung menyentuh masyarakat kampung wisata.

‎“Wisatawan makan di warung, beli oleh-oleh, naik kendaraan lokal, menginap di rumah warga  semua itu menambah pendapatan masyarakat meski tidak tercatat sebagai pajak,” jelas Ilyas saat ditemui beberapa waktu lalu.

‎Sejumlah kampung wisata seperti Derawan, Maratua, Biduk-biduk hingga Biatan telah menerima fasilitas bantuan berupa pelatihan pengelolaan homestay, pelatihan toilet, hingga peralatan kamar seperti spray.

‎Ke depan, ia ingin pengembangan penginapan dikelola langsung oleh Badan Usaha Milik Kampung (BUMK) agar manfaat ekonomi benar-benar kembali ke masyarakat sekitar.

‎“Harapan saya, penginapan dibangun oleh kampung. Jadi wisatawan tidak perlu menginap jauh ke Tanjung Redeb,” ujarnya.

‎Meski keterbatasan anggaran masih menghantui sektor pariwisata, Ilyas optimistis perlahan Berau menuju kemandirian ekonomi berbasis wisata dengan skema transisi bertahap.

‎Menutup masa jabatannya, ia berharap sistem yang telah berjalan dapat terus berkembang.

‎“Yang penting kita bangun pondasinya dulu. Semoga pariwisata Berau terus tumbuh dan memberi manfaat,” tutupnya (Adv/Ky)

Bagikan

Subscribe to Our Channel