Follow kami di google berita

Hilirisasi Coklat Berau Dimulai dari Kampung Suaran

TANJUNG REDEB – Upaya hilirisasi potensi unggulan Kabupaten Berau mulai berjalan. Salah satunya adalah coklat Berau. Produk yang selama ini lebih banyak dipasarkan dalam bentuk biji coklat, akan berevolusi menjadi produk olahan.

Melalui Dinas Koperasi, Perindustrian, dan Perdagangan (Diskoperindag) Berau, pelatihan pengolahan coklat ini mulai dilaksanakan berawal dari Kampung Suaran, yang digelar selama tiga hari sejak 19-21 November.

Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya memperkuat nilai produk kakao, yang telah ditetapkan sebagai komoditas unggulan daerah berdasarkan SK Bupati Berau, selain kelapa dalam dan jagung.

“Ini tugas lintas sektor antara Dinas Perkebunan dengan Diskoperindag. Kami fokus di penguatan sektor hilir seperti peningkatan SDM dalam mengolah produk turunan. Sedangkan untuk pembinaan sisi hulu yakni budidaya dan bahan baku adalah tugas Dinas Perkebunan,” jelas Kepala Diskoperindag Berau, Eva Yunita, dihubungi kemarin.

Dari hasil kajian yang dilakukan, ada 3 kampung yang menjadi target hilirisasi coklat yaitu Kampung Suaran, Labanan dan Kampung Merasa.

Materi pelatihan berfokus pada pengolahan biji kakao yang telah melalui proses fermentasi menjadi produk setengah jadi seperti bubuk kakao dan pasta kakao.

Produk tersebut menjadi bahan dasar untuk berbagai olahan lanjutan, mulai dari cokelat batang, bubuk minuman, hingga campuran untuk produk kue. (Adv/Ard)

Bagikan

Subscribe to Our Channel