Follow kami di google berita

‎Pemandu Hingga Pengelola Wisata di Berau Dipastikan Bersertifikat‎

‎Pemandu Hingga Pengelola Wisata di Berau Dipastikan Bersertifikat‎

TANJUNG REDEB – Upaya menjadikan sektor pariwisata sebagai penggerak ekonomi daerah terus dilakukan Pemerintah Kabupaten Berau. Salah satu langkah nyata yang ditempuh Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) adalah memperkuat kualitas sumber daya manusia, terutama pemandu wisata lokal, agar memiliki standar kompetensi yang diakui secara nasional.

‎Kepala Bidang Usaha Jasa, Sarana Pariwisata, dan Ekonomi Kreatif Disbudpar Berau, Nurjatiah, menyebut peningkatan kapasitas SDM menjadi kunci utama agar pariwisata Berau bisa bersaing dengan daerah lain di Kalimantan Timur. Salah satunya melalui kegiatan sertifikasi profesi bagi pemandu wisata yang kembali digelar tahun ini.

‎“Kalau ingin destinasi wisata kita dikenal luas, pelayanan juga harus berstandar. Pengalaman lapangan saja belum cukup tanpa sertifikasi resmi,” ujarnya, Rabu (12/11/2025).

‎Saat ini, dari sekitar 150 pemandu wisata yang terdaftar di Himpunan Pramuwisata Indonesia (HPI) Berau, baru 15–20 persen yang telah memiliki sertifikat profesi. Karena itu, Disbudpar terus memperluas kesempatan sertifikasi. Tahun ini, jumlah peserta meningkat menjadi 30 orang, berasal dari 13 kecamatan dan direkomendasikan langsung oleh HPI.

‎Kegiatan tersebut bekerja sama dengan Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) Angin Mamiri Makassar, mitra yang telah dua tahun mendampingi pelaksanaan sertifikasi di Berau.

‎Nurjatiah menambahkan, Disbudpar akan memperluas cakupan kegiatan serupa di tahun depan, tidak hanya bagi pemandu wisata, tetapi juga untuk tenaga kerja di sektor perhotelan dan jasa pariwisata lainnya.

‎“Tujuan akhirnya adalah menciptakan tenaga pariwisata yang unggul dan berdaya saing, sehingga pelayanan wisata di Berau bisa semakin baik dan memberi kesan positif bagi wisatawan,” tutupnya.(Adv/ky)

Bagikan

Subscribe to Our Channel