Follow kami di google berita

Meski Efisiensi Anggaran, Sertifikasi Pemandu Wisata Tetap Berlanjut di 2026 ‎

Meski Efisiensi Anggaran, Sertifikasi Pemandu Wisata Tetap Berlanjut di 2026 ‎

TANJUNG REDEB – Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Berau tetap berkomitmen meningkatkan kualitas pemandu wisata di daerah. Meski anggaran tahun depan efisien, dinas menargetkan 30 orang pemandu wisata bisa kembali ikut sertifikasi profesi pada 2026.

‎Kepala Bidang Usaha Jasa, Sarana Pariwisata, dan Ekonomi Kreatif Disbudpar Berau, Nurjatiah, mengatakan sertifikasi ini penting supaya pemandu wisata di Berau punya pengakuan resmi dan dinilai profesional.

‎“Harapannya tahun depan tetap bisa jalan. Minimal 30 peserta lagi ikut. Dari sekitar 150 pemandu wisata yang terdata di HPI, kami ingin semuanya punya dasar sertifikasi, mulai dari tingkat muda,” ujarnya.

‎Ia menjelaskan, sertifikasi profesi pemandu wisata dibagi dalam tiga tingkatan. Tingkatan muda, tingkat madya, dan terakhir tingkat utama.

‎“Sekarang ini masih di level muda dulu, yang penting mereka punya dasar dan pengakuan profesi,” tambahnya.

‎Setelah pelatihan, peserta akan mendapatkan sertifikat dan ID profesi sebagai bukti resmi keahlian mereka. Selain itu, setiap pemandu juga diminta melaporkan jumlah tamu yang mereka layani tiap tahun.

‎“Kami sudah siapkan link khusus untuk laporan itu. Tapi karena banyak yang kerja freelance, jadi ada yang rajin isi, ada juga yang belum. Yang penting kami tetap dorong mereka aktif,” kata Nurjatiah.

‎Ia berharap lewat program ini, semua pemandu wisata di Berau makin profesional dan bisa memberi pelayanan terbaik untuk wisatawan yang datang ke Bumi Batiwakkal.(adv/ky)

Bagikan

Subscribe to Our Channel