Follow kami di google berita

Wanita Muda di Segah Jadi Korban Pembacokan, Polisi Amankan Terduga Pelaku

‎SEGAH – Kasus penganiayaan berat menggegerkan kawasan perkebunan PT Hutan Hijau Mas (HHM), Kampung Gunung Sari, Kecamatan Segah, Kamis (7/5/2026).

‎‎Seorang perempuan berinisial H (20) mengalami luka serius usai diduga dianiaya menggunakan senjata tajam oleh pria berinisial I (26).

‎Kapolsek Segah, Lisinius Pinem mengatakan, pihaknya langsung bergerak melakukan pengejaran setelah menerima laporan kejadian.

‎“Personel langsung melakukan pengejaran terhadap terduga pelaku setelah laporan masuk,” ujarnya.

‎‎Berdasarkan hasil penyelidikan awal, peristiwa bermula saat korban tengah mengendarai sepeda motor di area perkebunan perusahaan.

‎Korban diduga ditabrak dari belakang oleh pelaku yang juga menggunakan sepeda motor hingga terjatuh.

‎“Setelah korban jatuh, diduga terjadi penganiayaan menggunakan senjata tajam,” jelasnya.

‎Akibat kejadian itu, korban mengalami luka di bagian wajah dan kedua telapak tangan. Meski dalam kondisi terluka, korban sempat berjalan mencari pertolongan sebelum ditemukan warga.

‎‎Korban kemudian dievakuasi ke klinik perusahaan sebelum dirujuk ke RSUD dr. Abdul Rivai untuk menjalani perawatan intensif.

‎Polisi mengungkapkan, korban dan terduga pelaku diketahui merupakan pasangan suami istri yang sudah tidak tinggal bersama meski baru sekitar satu bulan menikah.

‎“Motif sementara diduga dipicu persoalan rumah tangga,” kata Kapolsek.

‎Dari keterangan sementara, pelaku disebut masih ingin mempertahankan hubungan, sementara korban diduga sudah tidak ingin melanjutkan rumah tangga mereka.

‎‎Sekitar empat jam setelah kejadian, polisi berhasil mengamankan terduga pelaku di pos keamanan PT HHM saat diduga hendak melarikan diri.

‎‎“Pelaku sudah diamankan dan saat ini masih menjalani pemeriksaan lebih lanjut,” tegasnya.

‎‎Pihak kepolisian juga masih mendalami motif kejadian sekaligus mencari barang bukti yang digunakan dalam aksi tersebut.

‎‎Polres Berau mengimbau masyarakat agar menyelesaikan persoalan pribadi secara bijak tanpa menggunakan kekerasan.

‎‎“Jangan menyelesaikan masalah dengan tindakan yang membahayakan orang lain,” pungkasnya. (Akm)

Bagikan

Subscribe to Our Channel