Video Santri Yang Mengaku Diculik dan Dicabuli Hoaxs !!

A-News.id, Berau – Warga Berau sempat dihebohkan video yang menampilkan seorang remaja perempuan yang mengaku telah diculik dan mengalami pelecehan yang sempat beredar dimasyarakat ternyata tidak benar alias Hoax.

Dari siaran pers yang dikeluarkan oleh Humas Polres Berau, bahwa seorang remaja yang berinisial NHH (12th) tersebut
sempat diisukan menjasi korban tindak pidana penculikan.

Ternyata NHH mengaku bahwa dirinya diculik dan mengalami pelecehan seksual itu semua hanya skenario palsunya saja.

NHH sebenarnya tidak betah tinggal di Pesantren Al Ihsan, sehingga dirinya mengarang semua cerita atau pengakuan bohong tersebut supaya dirinya tidak dianggap kabur dari pesantren.

Hal tersebut dilakukannya, karena ia takut dengan orang tuanya yang memaksa NHH untuk tetap tinggal dan bersekolah di Pesantren Al Ihsan.

Selain itu, ia juga mengatakan bahwa, ketika dia merasakan sakit dibagian perutnya itu dikarenakan dirinya lelah berjalan kaki, dari Pesantren Al Ihsan menuju Jalan Ahmad Yani, Tanjung
Redeb (Tepian Sungai Segah).

Dirinya juga menyatakan bahwa sempat meminta tumpangan motor kepada
masyarakat sekitar yang lewat di Jalan Ahmad Yani untuk diantar ke rumah neneknya di Tepian Kecamatan Sambaliung untuk menenangkan diri disana.

Sementara itu, sdr. Ong, orang yang pertama kali mengunggah video tersebut di sebuah grup WhatsApp, menyatakan bahwa ketika dia mengupload video tersebut spontan karena pengakuan dari NHH. Sehingga Sdr. Ong langsung merekam kejadian tersebut dan
membagikan video tersebut ke sosial media, dengan harapan supaya segera ada tindakan dari pihak Kepolisian setempat.

Ditegaskan sekali lagi dalam siaran pers tersebut bahwa informasi tentang seorang remaja perempuan mengalami penculikan dan pelecahan seksual tersebut dinyatakan tidak benar / Hoax. (Dit)

Bagikan