Follow kami di google berita

Usulkan Kenaikan Insentif Para Pengajar Al Quran

TANJUNG REDEB – Ketua DPD BKPRMI Kabupaten Berau, H. Abdurrahman, menitipkan satu pesan kepada pemerintah Kabupaten Berau, yakni kurangnya kesejahteraan para pengajar Al-Qur’an di Berau.

Di hadapan jajaran pejabat dan tokoh organisasi, ia menyerukan pentingnya perhatian lebih terhadap mereka yang setiap hari menanamkan nilai dan akhlak Qur’ani pada generasi bangsa, namun sering berada di belakang layar.

“Mereka mengajar dengan sepenuh hati, sabar membimbing akhlak anak-anak kita. Jangan sampai usaha mereka hanya berbuah ucapan terima kasih,” ujarnya, Jumat (21/11).

BKPRMI mengusulkan kenaikan insentif ustadz-ustadzah dari Rp1.250.000 menjadi Rp1.500.000 per bulan. Selain itu, ia meminta skema penyaluran insentif disatukan, karena selama ini masih terpecah, sebagian melalui Kesra, sebagian ADK kampung. “Kalau satu pintu, lebih tertib dan mereka bisa lebih tenang mengajar,” tambahnya.

Sejumlah anggota DPRD Kabupaten Berau dan DPRD Kaltim yang hadir ikut menjadi sorotan harapan. “Kami titip perjuangan ini. Dengan dukungan kebijakan dan anggaran, kami yakin masa depan generasi Qur’ani di Berau semakin terang,” tegasnya.

Abdurrahman menegaskan bahwa peningkatan insentif bukan soal besar kecil nominal, tetapi pengakuan terhadap jihad ilmu yang dilakukan para guru Qur’an. Mereka tidak hanya mengajarkan membaca, tetapi menanamkan akhlak, di tengah arus pergaulan bebas, konten internet, dan budaya instan yang terus menyerbu generasi muda.

“Berau tidak boleh hanya bangga pada pembangunan gedung. Kita harus membangun jiwa manusia di dalamnya,” pungkasnya. (Ta)

Bagikan

Subscribe to Our Channel