Follow kami di google berita

Tanjung Redeb dan Sambaliung Bakal Punya Tempat Pengolahan Sampah Terpadu

TANJUNG REDEB – Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kabupaten Berau merencanakan pembangunan Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST), untuk memperkuat sistem pengelolaan sampah di wilayah perkotaan.

Pelaksana Tugas (Plt) Kabid Kebersihan, Pengelolaan Sampah dan Limbah B3 DLHK Kabupaten Berau, Helmi, mengatakan TPST dibutuhkan sebagai lokasi pengolahan sekaligus transit sampah sebelum dibawa ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Pegat Bukur.

“Kita butuh TPST sebagai tempat pengolahan dan transit sampah, sebelum dibuang ke TPA utama. Jadi yang akan dibuang ke TPA nanti hanya sampah residu yang tidak bisa dikelola,” ujarnya.

DLHK menargetkan pembangunan minimal dua TPST, masing-masing di Kecamatan Tanjung Redeb dan Kecamatan Sambaliung. Setiap TPST membutuhkan lahan minimal seluas satu hektare dan akan dilengkapi fasilitas pengolahan sampah.

Menurut Helmi, keberadaan TPST sangat penting karena jarak TPA Pegat Bukur cukup jauh dari pusat kota. Selama ini, pengangkutan sampah di perkotaan banyak mengandalkan motor roda tiga dan gerobak.

“Kalau langsung dibawa ke Pegat Bukur, tidak memungkinkan. Makanya perlu TPST sebagai tempat transit,” ujarnya.

Untuk kebutuhan lahan, DLHK berencana memanfaatkan aset milik Pemerintah Daerah sehingga tidak perlu pembebasan atau pembelian tanah baru.

“Kalau lahan, kita minta aset pemda saja. Dimana pun diberikan, itu bisa kita manfaatkan,” jelasnya.

Sementara untuk pembangunan fisik TPST, Helmi menyebut dapat dilaksanakan oleh DLHK maupun Dinas Pekerjaan Umum (PU), tergantung pada penempatan anggaran. Namun, pengelolaan TPST nantinya tetap menjadi kewenangan DLHK.

“Kalau anggarannya di DLHK, kita yang bangun. Kalau di PU, PU yang bangun. Yang jelas pengelolaannya tetap di DLHK,” tegasnya.

Meski koordinasi lintas OPD sudah dilakukan, hingga kini lokasi dan anggaran pembangunan TPST masih belum ditetapkan. Hal ini dipengaruhi kebijakan efisiensi anggaran pada 2026.

“Koordinasi sudah ada, cuma yang belum pasti itu lokasi dan anggarannya,” pungkasnya. (Man)

Bagikan

Subscribe to Our Channel