Tahun Ini, Dipastikan Jalan Haji Isa III Mulus Lagi

Jalan Haji Isa III Sebelum Dilakukan Perbaikan

ANEWS, TANJUNG REDEB – Sejak Juni 2020, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Berau melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) telah melanjutkan preservasi (pemeliharaan) Jalan H Isa III. Untuk lanjutan pembangunan jalan dengan rigid pavement tersebut, Pemkab Berau menggelontorkan anggaran sebesar Rp23 miliar lebih.

Saat dikonfirmasi ANews Kamis (03/09/2020), Kepala DPUPR Berau, Andi Marawangeng melalui Kepala Bidang Preservasi Jalan, Junaidi mengungkapkan, jika lanjutan pembangunan Jalan Haji Isa III, menjadi prioritas untuk dilakukan. Mengingat, jalan tersebut merupakan salah satu jalan utama dalam kota.

Selain itu, untuk teknis pengerjaan, Junaidi mengatakan, pihaknya membaginya menjadi dua segmen, yakni segmen 1 dari simpang Jalan Merah Delima sampai dengan Jalan Diponegoro, dan segmen 2 dari Jalan Merah Delima ke Jalan Mangga II.

“Saat ini segmen 1 sudah kita cor, sedangkan segmen 2 belum kita cor. Sebab, untuk segmen 2 itu, posisinya kan dipersimpangan, sehingga agak kompleks situasinya, mengingat disana merupakan jalur lintasan kendaraan dari beberapa arah, sehingga agak lambat,” ujarnya.

Kondisi Saat Ini Jalan Haji Isa III Segmen 1

Terkait kapan jalan tersebut dapat dipergunakan masyarakat, Junaidi mengatakan, meski segmen 1 sudah dapat dikatakan selesai pekerjaan, namun masih menunggu umur beton agar secara konstruksi dapat dipergunakan masyarakat. Sementara untuk segemen 2, masih dalam tahap pengerjaan.

“Kalau untuk segmen satu, Insya Allah dalam akhir bulan ini (September-red) sudah bisa dilewati. Cuma untuk segmen 2, masih dalam tahap pengerjaan. Yang jelas akhir tahun ini, semua segmen sudah bisa dilewati warga,” ucapnya.

Terkait peningkatan kelas jalan mengingat lanjutan pembangunan jalan dilakukan dengan rigid pavement, Junaidi menjawab, jika kelas Jalan Haji Isa III tetap seperti semula, yakni kelas III.

“Sebenarnya kalau kelas jalan tetap kelas III. Kalaupun di rigid, kelasnya tidak bertambah, cuma jalan tersebut tergolong kelas khusus, karena dapat dilalui kendaraan dengan muatan sumbu terberat lebih dari 8 ton” tuturnya seraya mengatakan jika pihaknya tak hanya melakukan peningkatan jalan sisi kanan saja, melainkan melanjutkan juga sisi sebelah kiri sisa pengerjaan dari kegiatan sebelumnya, termasuk penanganan saluran drainase yang diprioritaskan di sekitar persimpangan.

Kondisi Saat Ini Jalan Haji Isa III Segmen 2

Lalu, apa yang ingin disampaikan kepada masyarakat terkait adanya pembangunan jalan ini, sehingga arus lalu lintas terpaksa dialihkan, ditanya seperti itu, Junaidi mengatakan, dalam proses pembangunan tentu saja memerlukan proses, tidak bisa selesai dengan seketika, yang tentu saja melalui tahapan-tahapan.

“Jadi kita mohon maaf kepada masyarakat mungkin aktivitasnya sebagian agak terganggu, karena jalur yang dilewati ini kan tidak sebebas sebelumnya, tapi ini konsekuensi karena kita ingin membangun ingin memperbaiki. Kalau nanti sudah selesai pekerjaannya, Insya Allah bisa kembali seperti sedia kala, bahkan lebih bagus lagi,” tutupnya.(Natassya N.F/as77/ANews)

Bagikan