Follow kami di google berita

Sistem “Jemput Pasar” Permudah Akses Jual Hasil Para Pelaku Usaha

TANJUNG REDEB — Banyak pelaku usaha perikanan di Kabupaten Berau telah mampu menghasilkan produk berkualitas, namun pemasaran masih menjadi batu sandungan. Inilah yang kini menjadi perhatian serius Dinas Perikanan dan Kelautan (DKP) Berau.

‎Plt Kepala Dinas Perikanan dan Kelautan Berau, Maulidiyah, menjelaskan bahwa tidak sedikit pelaku usaha yang mengalami kesulitan menjual hasil budidaya maupun olahannya, meski produksi telah berjalan baik. Menurutnya, mereka tidak boleh dibiarkan berjuang sendirian.

‎“Tantangan terbesar bukan hanya memproduksi, tapi memasarkan. Kami tidak ingin pelaku usaha sudah berusaha tapi tidak mampu menjual hasilnya,” tegas Maulidiyah.

‎Kemudian ia mengatakan Untuk mengatasi masalah tersebut, pihaknya mendorong kolaborasi dengan para pengusaha yang memiliki jaringan pemasaran kuat. Sistem yang ditawarkan adalah konsep “jemput pasar”, di mana pengusaha pemasaran mengambil langsung hasil produksi dari pelaku usaha.

‎“Jadi mereka ini tidak ikut memasarkan, tapi berbagi tugas. Pelaku usaha fokus produksi, sedangkan pemasaran dibantu oleh pengusaha yang sudah terbiasa di bidang itu,” jelasnya.

‎Selain dukungan pemasaran, Maulidiyah  juga memastikan peningkatan kapasitas SDM tetap menjadi prioritas. Pelatihan rutin digelar setiap tahun, dan sejauh ini sudah terlaksana di dua kecamatan.

‎“Ke depan akan terus kita perluas. Setiap tahun ada pelatihan dan tetap kita perhatikan agar semakin banyak pelaku usaha yang bisa meningkatkan produksinya,” tambah Maulidiyah.

‎Melalui pola kemitraan pemasaran dan pelatihan berkelanjutan, DKP berharap ekosistem usaha perikanan di Berau menjadi lebih kuat, menguntungkan, dan berkelanjutan  bukan sekadar bisa memproduksi, tapi mampu bersaing di pasar. (adv/ky)

Bagikan

Subscribe to Our Channel