Follow kami di google berita

Sepanjang 2025, Terjadi 49 Kebakaran Pemukiman di Berau

TANJUNG REDEB – Bencana kebakaran di Kabupaten Berau khususnya di area pemukiman masih terbilang tinggi. Berdasarkan data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Berau, di tahun 2025 lalu tercatat ada 49 kejadian kebakaran pemukiman yang ditangani oleh BPBD Berau. Angka ini menurun ketimbang tahun 2024 lalu yakni di angka 54 kejadian.

Meskipun angkanya cenderung turun, namun hal ini tak mengurangi tugas para petugas pemadam kebakaran khususnya mereka yang berjibaku di lapangan. Karena sampai saat ini, jumlah petugas atau SDM BPBD masih sangat kurang.

“Memang kita ada penambahan armada pada 2024 lalu yaitu tiga mobil damkar. Tapi untuk sarpras lainnya belum lengkap. Tidak ada armada air, fireboot dan fire rescue,” ujar Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Berau, Nofian Hidayat dikonfirmasi Selasa (6/1/2026).

Untuk fireboot sendiri, diakuinya belum ada dimiliki BPBD Berau. Selain itu, jumlah hidran kota yang juga belum berfungsi maksimal. Meskipun beberapa titik dalam Kota Tanjung Redeb, Sambaliung hingga Teluk Bayur sudah ada pemasangan hidran, tapi belum sepenuhnya berfungsi.

“Kabupaten Berau punya dua Daerah Aliran Sungai (DAS) Kelay dan Segah, dan pemukiman juga banyak yang berada di sepanjang aliran sungai, jadi armada air sangat diperlukan untuk membantu proses pemadaman,” tambahnya.

Meskipun sangat diperlukan, namun Nofian menyebut jika kebutuhan dalam kota menjadi prioritas. Setidaknya ada dua yang standby, disiagakan dan siap beroperasi saat terjadi bencana kebakaran. (Ard)

Bagikan

Subscribe to Our Channel