Follow kami di google berita

Regulasi Pengaturan BBM Bakal Dikeluarkan

TANJUNG REDEB – Menindaklanjuti hasil rapat Forkopimda yang dilaksanakan pada Senin (31/8) malam, OPD teknis melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke beberapa SPBU yang ada di empat Kecamatan terdekat yakni Tanjung Redeb, Sambaliung, Teluk Bayur dan Gunung Tabur.

Sidak yang dilaksanakan pada Rabu (2/9) oleh tim gabungan Diskoperindag, Dishub, Polres Berau, Pol PP, Kodim dan Pertamina ini mendapatkan sejumlah fakta baru tentang distribusi Bahan Bakar Minyak (BBM) di lapangan.

“Sebagaimana disampaikan Ibu Bupati bahwa Pemda akan mengeluarkan regulasi berupa surat edaran terkait dengan mungkin pengaturan BBM, yang nantinya akan menyasar semua pihak termasuk di pengecer-pengecer,” terang Kepala Diskoperindag Berau, Eva Yunita ditemui di sela-sela sidak.

Dikatakannya, sesuai dengan instruksi Bupati kemarin dan Forkopimda, agar tim yang terdiri dari empat instansi teknis yakni Polri, Kodim, Satpol PP dan Dishub itu bisa ditempatkan di SPBU secara terus-menerus selama beberapa hari ini, sampai situasi pulih.

“Mereka diminta standby di sini (SPBU) dan tim juga memantau perkembangan di lapangan. Apa yang terjadi nantinya akan kami laporkan kepada Bupati khususnya dan tim Forkopimda,” tambahnya.

Dari hasil yang didapat di empat SPBU yang didatangi yaitu situasi memang belum sepenuhnya stabil. Dan tim juga menemukan adanya penyalahgunaan barcode pembelian BBM untuk kendaraan roda empat.

“Yang terjadi di beberapa SPBU tadi yang kita coba stabilkan seperti di Sambaliung itu saat kami datang belum ada pelayanan untuk motor dan sebagainya, kita instruksikan segera saja dilayani dan sebagainya supaya mengatasi situasi. Maksud saya jangan sampai menumpuk, terlalu banyak menumpuk apa yang ditunggu kalau stok ada,” bebernya.

“Kemudian kami juga tadi di SPBU H.Isa ternyata saat kami datang itu belum beroperasional. Kami minta kooperatif supaya mereka segera juga mengoperasionalkan karena antrean sudah cukup panjang,” imbuhnya.

Eva berharap pada saat tim turun maka pemerintah tentunya meminta kerja sama dari pihak pemilik SPBU. Karena kalau Pemda tidak ada kerja sama dari mereka, maka akan kacau juga.

“Kita mau menstabilkan tapi mereka juga tidak kooperatif ya susah juga kan? Makanya kita berharap ada sinergi dan kerja sama dari pihak SPBU, supaya ini betul-betul yang kita harapkan kondisi kembali normal kembali, itu bisa terjadi dalam beberapa hari ini,” harap Eva. (Ard)

Bagikan

Subscribe to Our Channel