TANJUNG REDEB – Di tengah keterbatasan anggaran tahun 2026, Pemerintah Kabupaten Berau tetap menargetkan peningkatan status kampung dari berkembang menjadi maju hingga mandiri.
Bupati Berau Sri Juniarsih menegaskan, keterbatasan anggaran tidak boleh menjadi penghambat bagi kampung untuk berkembang. Justru kondisi tersebut harus menjadi pemicu untuk memperkuat kemandirian kampung.
“Target kita jelas, kampung berkembang naik menjadi kampung maju, dan kampung maju menjadi kampung mandiri,” ujarnya, Kamis (15/1/2026).
Ia memaparkan, dari 100 kampung yang ada di Berau saat ini terdapat 32 kampung mandiri, 48 kampung maju, dan 30 kampung berkembang. Menurutnya, capaian tersebut harus terus ditingkatkan melalui kerja sama dan inovasi di tingkat kampung.
“Kita semua berbeda, punya tantangan masing-masing. Tapi itu bukan alasan untuk berhenti maju,” tegasnya.
Dengan hal itu Sri menilai bahwa, kemandirian kampung menjadi kunci utama dalam menjaga keberlanjutan pembangunan, terutama di tengah dinamika kebijakan fiskal dan penurunan alokasi dana kampung.
“Kampung tidak bisa lagi bergantung penuh pada dana transfer. Kita harus mulai mengandalkan potensi yang kita miliki,” pungkasnya. (Man)













