Follow kami di google berita

Masih Tahap Verifikasi, Besaran Bantuan Rehab Madrasah Tunggu Juknis

TANJUNG REDEB – Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Berau mengimbau seluruh madrasah untuk aktif memperbarui data sarana prasarana dan kelembagaan melalui aplikasi SIMSARPRAS dan EMIS sebagai bagian penting dari proses pengajuan bantuan rehabilitasi tahun 2026.

Plt. Kepala Seksi Pendidikan Madrasah Kemenag Berau, Aji Masykur, mengatakan hingga saat ini belum ada penetapan jenis maupun besaran bantuan yang akan diterima masing-masing madrasah karena masih menunggu petunjuk teknis dari Kementerian Agama pusat.

“Untuk jenis bantuan, nantinya akan disampaikan kembali melalui petunjuk teknis atau sosialisasi terkait klasifikasi bantuan yang dapat diterima madrasah pada tahun 2026,” ujarnya.

Ia menjelaskan, tidak ada persyaratan khusus yang memberatkan madrasah dalam proses pengajuan bantuan. Namun, Kemenag menekankan pentingnya kedisiplinan madrasah dalam memperbarui data kerusakan bangunan dan sarana pendukung melalui SIMSARPRAS, serta data kelembagaan melalui aplikasi EMIS.

Menurut Aji, keaktifan madrasah dalam memperbarui data akan sangat membantu proses verifikasi dan pengambilan kebijakan di tingkat pusat. Madrasah yang responsif terhadap program dan kegiatan Kemenag juga dinilai lebih siap dalam mengikuti berbagai program bantuan.

“Madrasah yang gerak cepat, rutin update data, dan responsif biasanya mendapat perhatian dan apresiasi, baik dari kanwil maupun pusat,” jelasnya.

Saat ini, proses bantuan rehabilitasi madrasah tahun 2026 masih berada pada tahap pendataan dan verifikasi awal sesuai surat edaran yang telah disampaikan sebelumnya. Penetapan penerima bantuan nantinya akan ditentukan sepenuhnya oleh Kementerian Agama pusat melalui Surat Keputusan resmi. (Man)

Bagikan

Subscribe to Our Channel