Follow kami di google berita

Kinerja Disorot, Transparansi Jadi Hal Wajib 

TANJUNG REDEB – Pesatnya perkembangan teknologi dan keterbukaan informasi, juga mengharuskan adanya transparansi dan akuntabilitas dari aparatur sipil negara (ASN).

Bupati Berau Sri Juniarsih menekankan bahwa ASN saat ini bekerja dalam ruang tanpa sekat. Kehadiran media sosial menjadikan setiap tindakan, kebijakan, maupun pelayanan publik bisa dilihat dan disorot oleh masyarakat dalam hitungan detik.

“Apa yang kita lakukan hari ini bisa tersebar ke seluruh penjuru Indonesia bahkan dunia hanya dalam hitungan detik. Karena itu, mari kita bekerja dengan hati-hati, profesional, dan penuh tanggung jawab,” tegasnya.

Ia menyebut bahwa kritik masyarakat, terutama yang disampaikan melalui media sosial bukanlah serangan, melainkan bentuk pengawasan publik terhadap jalannya pemerintahan.

“Kritik masyarakat itu adalah CCTV bagi kita semua. Itu tanda bahwa mereka peduli dan ingin memastikan ASN bekerja dengan baik,” ujarnya.

Menurutnya, dunia digital membuat masyarakat semakin kritis dan terhubung. Setiap layanan yang tidak maksimal, ketidakhadiran pejabat, hingga respons yang lamban akan dengan mudah menjadi sorotan publik. Oleh sebab itu, ASN dituntut untuk selalu siap memberikan pelayanan terbaik.

Sri Juniarsih menegaskan bahwa keterbukaan era digital harus dijadikan momentum bagi ASN untuk memperkuat integritas dan memperbaiki kualitas layanan. Ia meminta agar pejabat dan seluruh staf di bawahnya tidak hanya bekerja sesuai aturan, tetapi juga menjaga perilaku, etika, serta profesionalitas di dunia nyata maupun dunia digital.

“Kita harus sadar bahwa jabatan dan amanah ini bukan hanya dipantau pimpinan, tetapi juga diawasi oleh masyarakat luas. Transparansi ini harus menjadi pemicu kita untuk terus memperbaiki diri,” tambahnya.

Bupati Sri Juniarsih menekankan bahwa sebagai wajah birokrasi, ASN harus mampu menciptakan citra positif pemerintah daerah. Hal ini hanya bisa diwujudkan dengan kinerja nyata, komunikasi yang baik, serta respons cepat terhadap kebutuhan masyarakat. ASN diminta lebih aktif berkomunikasi, membangun koordinasi, dan memberikan pelayanan publik yang berkualitas.

“Sikap positif dan kinerja baik akan menular. Sebaliknya, satu tindakan negatif bisa viral dan merusak citra institusi. Maka jagalah sikap, jaga pelayanan, dan jaga nama baik pemerintah daerah,” pungkasnya.

Melalui pesan ini, Bupati ingin memastikan bahwa seluruh ASN Berau lebih terbuka, responsif, dan tidak anti kritik. Kolaborasi, transparansi, dan kesadaran penuh atas pengawasan publik menjadi modal utama mewujudkan birokrasi modern yang dipercaya masyarakat. (Adv/Ta)

Bagikan

Subscribe to Our Channel