Follow kami di google berita

Kecanduan Gawai Berpotensi Ganggu Tumbuh Kembang Anak

TANJUNG REDEB – Kesibukan orang tua dinilai menjadi salah satu penyebab anak terlalu bergantung pada gawai. Kondisi ini dikhawatirkan berdampak pada tumbuh kembang dan perilaku anak jika tidak disertai pengawasan yang cukup.

Sekretaris Kabupaten Berau, Muhammad Said, menilai penggunaan handphone pada anak saat ini sudah semakin sulit dikendalikan. Bahkan, tidak sedikit anak yang lebih banyak menghabiskan waktu dengan gawai dibanding berinteraksi langsung dengan keluarga.

“Kadang karena orang tua sibuk bekerja, akhirnya anak dibiarkan terus dengan handphone,” ujarnya.

Menurutnya, kondisi tersebut tidak bisa dianggap sepele. Anak yang terlalu sering terpapar gawai tanpa pendampingan berisiko mengalami gangguan dalam perkembangan sosial maupun perilaku.

Ia bahkan mencontohkan pengalaman salah satu rekannya yang menghadapi persoalan perkembangan anak akibat kurangnya pengawasan penggunaan gawai sejak dini.

“Ada yang karena terlalu sibuk bekerja, akhirnya anak lebih banyak dengan HP. Dampaknya baru terasa setelah besar,” katanya.

Muhammad Said menegaskan, teknologi memang tidak bisa dijauhkan dari kehidupan anak saat ini. Namun, orang tua tetap harus hadir untuk mengawasi dan membatasi penggunaannya.

“Bukan berarti teknologi dilarang, tapi harus ada kontrol dari orang tua,” tegasnya.

Selain pengawasan, ia juga mengingatkan pentingnya membangun komunikasi dalam keluarga agar anak tidak tumbuh tanpa pendampingan.

Menurutnya, perhatian orang tua menjadi faktor utama dalam membentuk karakter dan perkembangan anak di tengah kemajuan teknologi.

“Jangan sampai karena sibuk mencari nafkah, kita justru kehilangan perhatian terhadap anak-anak kita sendiri,” tutupnya. (Man)

Bagikan

Subscribe to Our Channel