TANJUNG REDEB – Jembatan penghubung Berau dan Kutai Timur tinggal menunggu waktu untuk bisa segera dimanfaatkan. Jembatan Sei Nibung penghubung antar Kabupaten itu saat ini tengah tahap akhir penyelesaian fisik dan akses jalan penghubungnya.
Ini tentu menjadi kabar gembira bagi masyarakat khususnya yang berdomisili di pesisir Berau. Pasalnya, adanya jembatan ini digadang-gadang bakal menjadi akses transportasi yang dapat menghidupkan geliat perekonomian kedua Kabupaten itu. Apalagi di daerah pesisir Berau menjadi salah satu destinasi kunjungan untuk berwisata, dengan menawarkan objek wisata baharinya.
Positif progress yang ditunjukkan dalam pengerjaan proyek jembatan itu terlihat sangat baik di strukturnya. Namun, agar sepenuhnya bisa digunakan sebagai jalur darat efektif antara Kutim dan Berau, masih diperlukan penyelesaian jalan akses kedua ujung jembatan.
Kabupaten Berau sendiri sejak tahun 2025 lalu telah menggenjot pengerjaan jembatan dan jalan di area pesisir Berau. Ini karena menjadi salah satu peluang mendongkrak perekonomian masyarakat.
Tak tanggung-tanggung, melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR), Pemkab Berau mengalokasikan anggaran sebesar Rp150 miliar untuk tujuh kegiatan pembangunan di pesisir khususnya di Teluk Sumbang. Dari jumlah itu, Rp80 miliar bersumber dari Bantuan Keuangan (Bankeu) Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur, sementara sisanya berasal dari APBD Berau. Proyek tersebut terdiri dari dua pembangunan jembatan dan lima ruas jalan.
Salah satunya adalah pembangunan jembatan Sei Bataan yang rampung sesuai target yakni pada akhir 2025. Jembatan yang akan menjadi penghubung darat antara Berau dan Kutai Timur ini akan makin mempermudah akses transportasi serta mendukung pengembangan ekonomi kampung.
“Terakhir melihat progressnya sudah masuk tahap pemasangan pondasi. Sambil menunggu rampung, masyarakat bisa memanfaatkan jalur alternatif yang sudah disiapkan,” jelas Wabup Berau, Gamalis saat meninjau progress pembangunan jembatan itu pada November 2025 lalu.
Selain jembatan itu, ada juga proyek peningkatan jalan Teluk Sumbang – Sinondok – Landas sepanjang 6,7 kilometer yang juga tuntas dikerjakan. Tahun 2025 lalu, Pemkab Berau mengalokasikan Rp25 miliar untuk pengerjaan sepanjang 2,7 kilometer ruas jalan. (*/Ard)













