Follow kami di google berita

Bupati Tegaskan Sampah Jadi Tanggung jawab Bersama, Termasuk PKL

Bupati Tegaskan Sampah Jadi Tanggungjawab Bersama, Termasuk PKL

TANJUNG REDEB – Bupati Berau Sri Juniarsih mengaku kecewa dengan kurangnya kesadaran masyarakat untuk menjaga kebersihan lingkungannya, khususnya kebiasaan membuang sampah di aliran sungai.

“Kemarin saat saya melakukan bersih-bersih area tepian Segah, saya lihat masih banyak sampah yang mengapung di sepanjang aliran sungai, padahal kita sudah siapkan bak sampah di sepanjang tepian,” ungkapnya beberapa waktu lalu.

Bupati juga menyinggung para pedagang yang berjualan di pinggir sungai atau kawasan ramai, terutama saat akhir pekan. Ia menegaskan bahwa seluruh pelaku usaha harus bertanggung jawab atas sampah yang mereka hasilkan.

“Kita ini kabupaten Berau memiliki pusat keramaian di Tepian Ahmad Yani dan Tepian Pulau Derawan. Kalau malam minggu, semuanya berkumpul. Sampahnya menumpuk di sini. Maka, bapak ibu yang berjualan juga harus bertanggung jawab dengan sampahnya masing-masing,” tegasnya.

Sri juga menekankan pentingnya kesadaran individu untuk menjaga lingkungan, seperti melakukan hal kecil menyimpan bungkus permen atau makanan ringan dan dibuang nantinya saat menemukan tempat sampah yang layak.

“Minimal kalau makan permen, bungkusnya disimpan di kantong, jangan buang di pinggir sungai. Saya mohon, ini tanggung jawab kita bersama. Jangan biarkan sungai kita terus-menerus jadi tempat sampah,” ungkapnya.

Sebagai bentuk upaya pengendalian sampah, Bupati juga menginstruksikan Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kabupaten Berau untuk memaksimalkan penggunaan armada kapal pengangkut sampah yang telah dimiliki. (Adv/fan)

Bagikan

Subscribe to Our Channel