TANJUNG REDEB – Kelahiran sarjana – sarjana baru diharapkan dapat melakukan aksi nyata dalam mengembangkan sektor dan potensi yang dimiliki. Hal itu Disampaikan oleh Bupati Berau, Sri Juniarsih Mas dalam acara Wisuda ke-5 Program Sarjana dan Pasca Sarjana Universitas Muhammadiyah Berau yang diikuti oleh 401 Wisudawan yang terdiri dari 226 wanita dan 175 pria, pada Rabu (29/10).
Bupati menyampaikan pentingnya mengimplementasikan ilmu yang didapat di bangku perkuliahan ke dalam realita kehidupan bermasyarakat.
“Ilmu itu tak sekadar menguap dalam ruang-ruang kelas semata, namun juga terealisasi dalam praktik yang bermanfaat bagi masyarakat,” ujarnya.
Ia sempat menyoroti paradigma pembangunan saat ini yang menempatkan manusia sebagai subjek pembangunan, bukan lagi objek.
“Terlebih, paradigma pembangunan hari ini, telah menempatkan manusia sebagai subjek, bukan lagi objek pembangunan,” tambahnya.
Ia juga menyampaikan bahwa ini bukanlah akhir, melainkan awal dari perjalanan panjang. Beliau sangat menantikan peran dan kontribusi para sarjana untuk mendukung kemajuan Kabupaten Berau.
“Momentum wisuda ini bukanlah akhir, melainkan awal dari perjalanan panjang saudara sekalian. Saya menantikan peran serta kebermanfaatan saudara bagi masyarakat,” pungkasnya.
Dengan ini, sumbangsih pemikiran dari para sarjana sangat diperlukan untuk bersinergi bersama masyarakat dalam mendukung agenda pembangunan, termasuk melalui perwujudan SDM yang berakhlak, unggul, dan berdaya saing.(adv/man)













