Follow kami di google berita

Bupati: “Garap Potensi Kampung, Jangan Jadi Aset Pasif”

TANJUNG REDEB – Potensi lokal di Kampung Long Suluy dan Biduk-Biduk yang dinilai bisa menjadi mesin peningkatan ekonomi masyarakat, namun belum terkelola maksimal, mendapatkan sorotan dari Bupati Berau Sri Juniarsih.

Dua Penjabat (PJ) Kepala Kampung yang baru dilantik, yakni Muhammad Ambi sebagai Kakam Long Suluy dan Ary Gunawan sebagai Kakam Biduk-Biduk, diminta fokus menggarap potensi tersebut agar tidak hanya menjadi aset pasif.

Ia menyampaikan bahwa Long Suluy yang masih berstatus Kampung Berkembang diketahui punya sederet kekuatan sumber daya alam. Mulai dari pertanian, perkebunan, hingga aktivitas pertambangan emas tradisional di kawasan sungai. Selain itu, kehidupan budaya masyarakat yang dekat dengan alam disebut menjadi daya tarik tersendiri yang bisa dikembangkan.

“Potensi yang ada jangan hanya berjalan seperti biasa. Harus bisa memberi nilai tambah untuk masyarakat,” ujar Bupati Berau Sri Juniarsih mas saat prosesi pelantikan yang berlangsung di Gedung RPJPD Bapelitbang, Kamis (20/11).

Ia juga menyampaikan, Kampung Biduk-Biduk yang telah berstatus Kampung Mandiri punya keunggulan di sektor perikanan dan pariwisata. Destinasi wisata di wilayah ini semakin dilirik wisatawan, seiring promosi dan perkembangan infrastruktur yang terus meningkat.

“Seluruh potensi ini terus dikembangkan untuk tercapainya kesejahteraan masyarakat,” tegasnya.

Ia berharap PJ Kakam mampu menangkap peluang itu dengan membangun kerja sama bersama perangkat kampung, lembaga masyarakat, hingga pendamping profesional. Kolaborasi ini dinilai penting agar pengembangan potensi berjalan terarah dan berdampak langsung pada ekonomi warga.

“Jangan sampai pemerintah kampung dan masyarakat justru hanya jadi penonton di kampung sendiri,” pungkasnya.

Dengan pengelolaan yang tepat, potensi emas Long Suluy dan pesona wisata Biduk-Biduk diharapkan dapat menjadi motor penggerak pembangunan di kampung.(Adv/Man)

Bagikan

Subscribe to Our Channel