TANJUNG REDEB – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Berau menunjukkan komitmen kuat dalam pengembangan sektor pariwisata dengan menggelar ajang penghargaan “Berau Wonders Awards”.
Ajang ini diselenggarakan oleh Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Berau, yang selain menjadi bentuk penghargaan, juga menjadi motivasi bagi OPD maupun penggiat wisata lainnya di Kabupaten Berau.
Acara ini menjadi momentum penting untuk mengapresiasi pihak-pihak yang telah berkontribusi aktif dalam pembangunan kepariwisataan yang ada di Kabupaten Berau.
Bupati Berau, Sri Juniarsih Mas dalam kesempatan tersebut menyerahkan secara langsung penghargaan kepada 11 Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang dinilai telah bersinergi dan berkolaborasi dalam pengembangan pariwisata selama tahun 2024.
Selain itu, penghargaan juga diberikan kepada Kampung Biatan Bapinang sebagai pengelola Daya Tarik Wisata (DWT) terbaik, serta Pokdarwis Barintak dan Pokdarwis Alo Malau sebagai pelaku wisata yang dinilai aktif, inovatif dan berkembang cukup baik.
“Pembangunan atau pengembangan pariwisata tidak bisa berjalan sendiri. Diperlukan kolaborasi lintas sektor dan dukungan penuh dari berbagai pihak, baik pemerintah, masyarakat, maupun pelaku usaha,” ujar Sri.
Pariwisata yang ada di Berau merupakan salah satu sektor yang kini menjadi prioritas Pemkab Berau, terutama dalam menciptakan sumber pertumbuhan ekonomi baru yang berkelanjutan.
“Keindahan alam Berau ini adalah anugerah. Kita punya pantai, pulau, budaya, dan keanekaragaman hayati yang luar biasa. Yang terpenting adalah bagaimana kita mengelolanya agar memberikan manfaat ekonomi tanpa mengorbankan kelestarian lingkungan,” ungkapnya.
Sementara itu, dirinya pun menyampaikan, sebagai bagian dari komitmen jangka panjang Pemkab telah menyusun strategi pengembangan pariwisata 2025–2029 yang mana strategi tersebut mengedepankan konsep ekowisata berkelanjutan dan keterlibatan masyarakat lokal, serta peningkatan kualitas layanan destinasi.
Ia pun menyebut bahwa ada berbagai penghargaan yang telah diterima Kabupaten Berau, seperti Anugerah Desa Wisata Indonesia 2024 dan Penghargaan Arindama atas keberhasilan pembangunan bidang pariwisata dan ekonomi kreatif yang diterima pada HUT ke-68 Provinsi Kalimantan Timur.
“Penghargaan itu bukan tujuan akhir. Tapi itu menjadi bukti bahwa kerja keras kita diakui. Ini menjadi motivasi untuk bekerja lebih baik lagi,” katanya. (Adv/fan)













