Follow kami di google berita

Berau Sudah Siap Dimasuki Kapal Wisata “Pinisi”

TANJUNG REDEB – Wacana menghadirkan kapal pinisi sebagai ikon wisata bahari Kabupaten Berau terus bergulir. Agar tak sekadar di atas kertas, persiapan sebelum masuknya investor pun terus dikebut.

Setelah beberapa waktu dipromosikan sebagai peluang investasi, kini proyek tersebut dikabarkan telah menarik minat pihak swasta yang ingin mengembangkan wisata premium di kawasan Kepulauan Derawan.

“Saya sudah diminta dan dijadwalkan lagi untuk kembali mempresentasikan potensi investasi kapal Pinisi ini dalam waktu dekat. Kita sedang persiapkan semuanya,” ujar Kepala DPMPTSP Berau, Nanang Bakran, ditemui beberapa waktu lalu.

Langkah itu dilakukan menyusul adanya ketertarikan dari pelaku usaha yang telah memiliki pengalaman mengoperasikan kapal wisata serupa, yakni yang dioperasikan di Kalimantan Selatan.

“Mereka sebelumnya beroperasi di Kalimantan Selatan dan karena kontraknya berakhir, ada keinginan untuk mengembangkan usaha wisata kapal pinisi di Berau,” ungkap Nanang.

Menurutnya, konsep wisata kapal pinisi yang ditawarkan Berau berbeda dengan wisata laut pada umumnya. Selain menyuguhkan pengalaman berlayar mengelilingi destinasi eksotis seperti Derawan, Maratua, Kakaban hingga Sangalaki, wisatawan juga akan diajak menikmati konsep wisata berkelanjutan yang mengedepankan konservasi lingkungan dan budaya lokal.

Nanang menjelaskan, segmen pasar yang dibidik memang merupakan wisatawan kelas menengah ke atas yang mencari pengalaman eksklusif selama berlibur.

“Pasarnya memang wisata premium. Konsepnya bukan wisata massal, tetapi wisata yang lebih terkontrol sehingga aspek lingkungan dan konservasi tetap terjaga,” katanya.

Dari sisi kesiapan daerah, Nanang menilai Berau sudah memiliki modal infrastruktur yang cukup memadai. Sejumlah pelabuhan seperti Tanjung Batu dan Teluk Sulaiman dinilai layak menjadi titik sandar maupun keberangkatan kapal wisata.

Bahkan, beberapa kapal pinisi dari luar daerah disebut sudah pernah bersandar di wilayah perairan Berau. Dan saat ini komunikasi dengan calon investor masih berlangsung dalam tahap penjajakan. Pemerintah daerah juga terus melakukan promosi peluang investasi tersebut melalui berbagai forum investasi yang tersedia.

Jika terealisasi, kapal pinisi diproyeksikan menjadi ikon baru wisata bahari Berau. Selain menawarkan pengalaman menginap di atas laut, keberadaannya juga diyakini mampu meningkatkan kunjungan wisatawan, menggerakkan UMKM pesisir, serta membuka lapangan kerja baru bagi masyarakat. (Ard)

Bagikan

Subscribe to Our Channel