Bukan Asal Pilih Artis, Ini Alasan Fabio Asher, The Rain dan Mesa Hira Tampil di Berau Exp

TANJUNG REDEB – Pemilihan Fabio Asher, The Rain, dan Mesa Hira sebagai pengisi acara Berau Expo 2026 menjadi perhatian publik. Pasalnya, sejumlah nama artis lain juga beredar di media sosial dan memunculkan pertanyaan mengenai alasan pemerintah memilih tiga penampil tersebut.
Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Berau, Nanang Bakran, menjelaskan pemilihan artis tidak bisa dilakukan hanya berdasarkan popularitas atau keinginan penyelenggara.
Ada sejumlah pertimbangan, mulai dari jadwal hingga kesepakatan dengan manajemen masing-masing artis.
Menurut Nanang, setiap artis memiliki manajemen, standar, dan agenda pertunjukan sendiri. Kondisi itu membuat tidak semua nama yang diusulkan bisa dipastikan tampil dalam rangkaian Berau Expo.
“Artis ini punya manajemen sendiri. Ada jadwal-jadwal yang sudah ditentukan mereka,” jelasnya, saat Konferensi Pers di gedung DPMTSP, Senin (12/10/2026.
Ia mengatakan, benturan jadwal menjadi salah satu kendala utama. Seorang artis bisa saja sudah memiliki agenda di tempat lain pada tanggal yang sama.
Karena itu, penyelenggara harus menyesuaikan pilihan dengan ketersediaan artis dan kesepakatan yang bisa dicapai.
Nanang menegaskan, proses mendatangkan artis tidak sesederhana memilih nama yang sedang ramai diperbincangkan. Penyelenggara harus mempertimbangkan berbagai persyaratan serta kesiapan pihak manajemen sebelum memastikan penampilan.
Ia juga membuka peluang bagi pihak event organizer (EO) untuk mengajukan alternatif artis. Namun, usulan tersebut tetap harus disesuaikan dengan kondisi dan kebutuhan penyelenggaraan acara.
“Silakan dari pihak EO menawarkan. Kalau memang bagus, kenapa tidak? Tetapi ada beberapa hal yang tidak bisa kita paksakan,” ujarnya.
Dengan demikian, pemilihan Fabio Asher, The Rain, dan Mesa Hira disebut berkaitan dengan kecocokan jadwal dan kesepakatan yang memungkinkan ketiganya tampil di Berau Expo 2026.
Berau Expo 2026 dijadwalkan berlangsung pada 16–25 Oktober di Lapangan GOR Pemuda, Tanjung Redeb.
“Hadirnya expo ini diharapkan dapat memberi ruang bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) untuk mempromosikan produk mereka,” ungkap Nanang.
Nanang berharap masyarakat dapat melihat penyelenggaraan expo secara menyeluruh, tidak hanya dari daftar artis yang tampil, tetapi juga dari kesempatan promosi usaha dan aktivitas ekonomi yang tercipta selama kegiatan berlangsung.(Akm)




















