Ditodong 18 Tuntutan, Bupati: Sudah Dicatat dan Akan Saya Kawal

TANJUNG REDEB – Digeruduk massa dari Aliansi Masyarakat Berau tepat saat puncak perayaan Hari Jadi Kabupaten Berau, Selasa (15/9) kemarin, Bupati Berau Sri Juniarsih pun langsung mengambil sikap.

Usai selesai melaksanakan upacara, Bupati dan Wabup Berau Gamalis langsung bergeser ke kantor Bupati, untuk menemui massa yang sudah masuk ke dalam ruangan Sangalaki.

“Kemarin saya duduk bareng dengan Aliansi Masyarakat Berau, dengan Pak Wabup dan jajaran Forkopimda. Ada 18 tuntutan yang disampaikan, dan saya dengar satu per satu bukan cuma dibaca,” tegas Sri Juniarsih.

Soal BBM, dikatakannya, koordinasi dengan BPH Migas dan Pertamina agar kuota disesuaikan kebutuhan riil warga terus dilakukan. Harga eceran tertinggi juga akan diterapkan agar tidak ada disparitas harga.

“Untuk tarif PDAM, saya paham air bersih itu kebutuhan dasar. Penyesuaian akan bertahap, dimulai dari pelanggan niaga, dan untuk yang tidak mampu kita upayakan subsidi silang,” ungkapnya.

Soal pariwisata, Bupati juga sepakat ini harus jadi prioritas bukan cuma soal promosi, tapi soal infrastruktur dasarnya jaringan komunikasi sampai ke titik wisata, penanganan abrasi pantai yang makin mengancam wilayah pesisir, dan air bersih yang layak di kawasan wisata juga harus diprioritaskan.

Pelaku usaha wisata dan UMKM di sekitarnya juga harus ikut diberdayakan, bukan cuma jadi penonton pembangunan. Apalagi saat ini sektor wisata Berau memang sedang gencar dipromosikan ke wisatawan.

“Untuk konflik agraria, pintu saya terbuka. Sampaikan langsung datanya, kita verifikasi bersama OPD terkait.
18 tuntutan ini saya catat semua, dan akan saya kawal sampai ada tindak lanjut nyata,” tegasnya. (ADV)

Bagikan

Subscribe to Our Channel