TANJUNG REDEB – Semarak Pawai Gema Hijriah yang digelar dalam rangka menyambut Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah bukan sekadar perayaan tahunan.
Di balik kemeriahan yang melibatkan puluhan peserta, Bupati Berau Sri Juniarsih Mas mengingatkan pentingnya memaknai hijrah sebagai perubahan nyata dalam kehidupan sehari-hari.
Pesan tersebut disampaikannya saat melepas 34 peserta Pawai Gema Hijriah di depan Masjid Agung Baitul Hikmah, Selasa (16/6/2026).
Menurut Sri Juniarsih, pergantian tahun dalam kalender Islam harus menjadi momentum introspeksi bagi setiap muslim untuk mengevaluasi perjalanan hidup sekaligus memperbaiki kualitas diri.
“Jangan sampai peringatan Tahun Baru Islam hanya menjadi kegiatan seremonial. Yang terpenting adalah bagaimana semangat hijrah itu benar-benar diwujudkan dalam kehidupan sehari-hari,” ujarnya.
Ia menegaskan, makna hijrah tidak hanya berkaitan dengan perpindahan tempat sebagaimana yang dilakukan Nabi Muhammad SAW, tetapi juga perubahan sikap, perilaku, dan pola pikir menuju kehidupan yang lebih baik.
Karena itu, masyarakat diajak menjadikan momentum 1 Muharram sebagai titik awal memperkuat ibadah, memperbaiki akhlak, meningkatkan kepedulian sosial, serta membangun hubungan yang harmonis dengan sesama.
“Hijrah harus menjadi semangat untuk terus memperbaiki diri, bekerja lebih sungguh-sungguh, dan menjadikan setiap aktivitas sebagai bagian dari ibadah kepada Allah SWT,” katanya.
Sri Juniarsih juga mengajak generasi muda agar tidak melupakan nilai-nilai perjuangan yang diwariskan Rasulullah SAW.
Menurutnya, tantangan zaman saat ini membutuhkan generasi yang memiliki karakter kuat, berakhlak baik, serta mampu memberi kontribusi positif bagi daerah.
Di sisi lain, ia mengapresiasi tingginya partisipasi masyarakat dalam Pawai Gema Hijriah tahun ini. Mulai dari peserta TK/TPA, pelajar, majelis taklim hingga berbagai lembaga pendidikan ikut memeriahkan kegiatan yang menjadi agenda rutin tahunan tersebut.
“Ini menunjukkan bahwa semangat syiar Islam dan kebersamaan masyarakat Berau masih sangat kuat. Semoga kegiatan seperti ini semakin mempererat ukhuwah Islamiyah di tengah masyarakat,” tuturnya.
Pawai berlangsung meriah dengan berbagai kreativitas peserta yang memadati sepanjang rute kegiatan. Kehadiran ribuan masyarakat yang memberikan dukungan turut menambah semarak peringatan Tahun Baru Islam di Kabupaten Berau.
Bupati berharap semangat hijrah yang digaungkan melalui pawai tersebut tidak berhenti di jalanan, tetapi menjadi energi perubahan yang membawa masyarakat Berau menuju kehidupan yang lebih religius, harmonis, dan berkemajuan.(Akm)













