Follow kami di google berita

Stunting Bukan Sekadar Isu Kesehatan Tapi Ancaman Serius

TANJUNG REDEB – Persoalan stunting kembali menjadi sorotan dalam Pra Musrenbang Tematik Stunting Tahun 2026 di Kabupaten Berau. Kondisi ini dinilai bukan sekadar isu kesehatan, melainkan ancaman serius terhadap kualitas generasi masa depan.

Ketua Bapelitbang Kabupaten Berau, Endah Ernany Triariani, menegaskan bahwa stunting memiliki dampak luas yang tidak bisa dianggap remeh. Selain memengaruhi pertumbuhan fisik anak, kondisi ini juga berdampak pada kemampuan pemahaman dalam jangka panjang.

“Stunting merupakan permasalahan serius yang berdampak terhadap kualitas sumber daya manusia. Tidak hanya menghambat pertumbuhan fisik, tetapi juga perkembangan pemahaman anak dalam jangka panjang,” ujar Endah Ernany, Senin (6/4/2026).

Ia menjelaskan, dampak tersebut akan berpengaruh langsung terhadap produktivitas dan daya saing generasi di masa depan. Oleh karena itu, penanganan stunting harus menjadi prioritas bersama, tidak hanya oleh sektor kesehatan, tetapi juga antarlintas perangkat daerah.

Berdasarkan data Survei Status Gizi Indonesia (SSGI), prevalensi stunting di Kabupaten Berau dalam beberapa tahun terakhir masih berada pada kategori tinggi. Hal ini menunjukkan perlunya langkah yang lebih serius dan terarah dalam upaya penurunan angka stunting.

Endah menambahkan, penanganan stunting tidak bisa dilakukan secara parsial. Diperlukan sinergi program yang menyentuh berbagai aspek, mulai dari pemenuhan gizi, sanitasi, hingga edukasi masyarakat.

“Ini bukan hanya soal kesehatan, tetapi menyangkut masa depan generasi Berau. Jika tidak ditangani secara serius, dampaknya akan kita rasakan dalam jangka panjang,” tegasnya. (Ta)

Bagikan

Subscribe to Our Channel