TANJUNG REDEB – Operasi pencarian bocah asal Bulungan yang diduga tenggelam di perairan Pantai Ulingan, Kecamatan Pulau Derawan, memasuki hari kedua dengan intensitas lebih tinggi.
Kabid Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Disdamkarmat Berau, Nofian Hidayat mengungkapkan bahwa, pihaknya telah menurunkan personel dengan peralatan lengkap ke lokasi kejadian sejak pagi hari.
”Kami sudah menurunkan personel dan saat ini sedang dalam perjalanan,” ungkap Nofian, Senin (6/4/2026) saat dikonfirmasi melalui Whatsapp.
Langkah ini dilakukan untuk memperkuat upaya pencarian, yang sebelumnya telah dilakukan oleh tim gabungan. Nofian juga menjelaskan bahwa terdapat empat metode utama yang digunakan dalam operasi pencarian kali ini.
“Pertama pencarian visual di open water atau di atas permukaan air. Kedua, visual survival dari darat seperti di tepian atau bantaran saat air surut,” jelasnya.
Selain itu, tim juga menggunakan metode tradisional berupa “unat” atau teknik memancing menggunakan alat sederhana untuk menjangkau titik-titik yang sulit terdeteksi.
“Ketiga cara tradisional, dan keempat diving atau penyelaman. Untuk diving, seluruh peralatan sudah siap dan tinggal digunakan di lapangan,” tambahnya.
Dalam operasi ini, Disdamkarmat menurunkan 11 personel. Sementara itu, tim gabungan juga melibatkan berbagai unsur, di antaranya BPBD, PMI, Basarnas, IRG Berau Coal, Pemerintah Kampung Semanting, serta TNI-Polri termasuk Polairud dan Angkatan Laut.
Seluruh tim kini terfokus melakukan penyisiran di sekitar lokasi korban terakhir terlihat, dengan koordinasi terpusat di titik kejadian.
Sebelumnya, Rahmat dilaporkan tenggelam pada Minggu (5/4/2026) sekitar pukul 14.30 WITA saat berenang bersama dua rekannya di Pantai Ulingan.
Kapolsek Pulau Derawan, AKP Iwan Purwanto, menjelaskan bahwa korban sempat diperingatkan agar tidak berenang terlalu jauh ke tengah laut. Namun, korban tetap menuju area yang lebih dalam.
“Korban sempat diingatkan, namun mengaku bisa berenang. Tidak lama kemudian korban tenggelam,” ujarnya.
Salah satu rekan korban berhasil diselamatkan oleh warga di lokasi. Namun hingga kini, Rahmat masih belum ditemukan dan pencarian terus dilanjutkan dengan harapan korban segera ditemukan. (Akm)













