Follow kami di google berita

Rp5,3 Miliar Zakat, Infak dan Sedekah Disalurkan Baznas Pada 2025

TANJUNG REDEB – Sepanjang 2025, total dana zakat, infak, dan sedekah yang telah disalurkan oleh Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Berau mencapai lebih dari Rp5,3 miliar dari total penghimpunan sekitar Rp6,8 miliar.

Ketua BAZNAS Berau, H. Muhammad Gazali, menjelaskan bahwa penyaluran tersebut difokuskan kepada mustahik sesuai ketentuan dalam Al-Qur’an, khususnya delapan golongan penerima zakat sebagaimana tertuang dalam Surah At-Taubah ayat 60.

“Zakat yang dihimpun harus kembali kepada yang berhak. Kami pastikan penyalurannya sesuai syariat dan tepat sasaran,” ujar Ketua BAZNAS Kabupaten Berau, H. Muhammad Gazali dalam laporannya, Senin (2/3/2026).

Salah satu program unggulan adalah bantuan rutin kepada 235 mustahik tetap. Masing-masing menerima Rp400 ribu per bulan. Dalam satu bulan, dana yang digelontorkan mencapai sekitar Rp98 juta, atau lebih dari Rp1 miliar dalam setahun.

“Program ini menjadi tulang punggung penyaluran zakat karena menyasar warga kurang mampu yang membutuhkan dukungan berkelanjutan untuk kebutuhan pokok sehari-hari,” jelasnya.

Selain bantuan rutin, BAZNAS Berau juga menyalurkan berbagai paket sosial, terutama saat Ramadan. Di antaranya, 1.000 paket sembako “Bahagia” senilai Rp350 ribu per paket, 200 paket Ramadan bantuan provinsi senilai Rp500 ribu per paket, dan 1.000 paket “Ceria Ramadan” untuk siswa SD dan SMP senilai Rp250 ribu per paket.

“Penyaluran dilakukan di berbagai kecamatan melalui program Safari Ramadan serta gerai konter zakat yang dibuka di 10 titik layanan,” tambahnya.

Gazali menegaskan bahwa zakat bukan sekadar angka penghimpunan, melainkan tentang dampak yang dirasakan masyarakat. Selain bantuan konsumtif, BAZNAS juga menjalankan pembinaan serta program pemberdayaan agar penerima zakat dapat berangsur mandiri.

Dengan sisa dana sekitar Rp1,1 miliar, BAZNAS Berau berkomitmen untuk terus memaksimalkan distribusi di tahun berjalan, terutama menghadapi meningkatnya kebutuhan masyarakat selama bulan suci Ramadan.

“Setiap rupiah yang dititipkan muzakki adalah amanah. Kami pastikan zakat itu menguatkan saudara-saudara kita yang membutuhkan,” pungkasnya. (Ta)

Bagikan

Subscribe to Our Channel