Follow kami di google berita

Waspada Virus Nipah, Kenali Gejala dan Segera Periksakan Diri

TANJUNG REDEB – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Berau mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi penularan virus Nipah. Seluruh lapisan masyarakat dinilai memiliki risiko terpapar, meski hingga kini belum ditemukan kasus di Indonesia.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Berau, Lamlay Sarie, melalui Wakil Supervisor/Pengelola Program P2-HIV, Andy Nuriyanto, menegaskan bahwa kunci utama pencegahan adalah kesadaran masyarakat dalam mengenali gejala dan segera memeriksakan diri.

“Kalau bicara risiko, sebenarnya semua orang bisa berisiko. Yang terpenting sekarang adalah mawas diri,” ujarnya, saat ditemui Senin (2/2/2026) siang.

Ia menjelaskan, masyarakat yang mengalami demam atau batuk berkepanjangan diminta tidak mengabaikan keluhan tersebut. Warga diimbau segera menggunakan masker dan mendatangi fasilitas kesehatan terdekat untuk pemeriksaan lebih lanjut.

Menurutnya, pola kewaspadaan menghadapi virus Nipah perlu meniru pendekatan saat pandemi COVID-19, di mana respons cepat terhadap gejala dan kepatuhan terhadap langkah pencegahan menjadi kunci utama menekan penularan.

“Kalau kita tidak menerapkan kewaspadaan seperti saat COVID-19, kita akan kesulitan mengantisipasi virus ini,” katanya.

Saat ini, lanjut Andy, upaya Dinkes Berau masih difokuskan pada edukasi dan sosialisasi kepada masyarakat, menyusul adanya surat edaran dari Kementerian Kesehatan terkait kewaspadaan virus Nipah. Edukasi dilakukan untuk meningkatkan pemahaman tanpa menimbulkan kepanikan.

Ia juga memastikan masyarakat tidak perlu ragu memeriksakan diri ke puskesmas. Seluruh puskesmas di Kabupaten Berau disebut telah terakreditasi dengan kualitas pelayanan yang semakin baik dan siap melayani pemeriksaan kesehatan.

“Kami berharap masyarakat segera datang ke puskesmas jika ada keluhan. Deteksi dini sangat penting,” pungkasnya. (Man)

Bagikan

Subscribe to Our Channel