Follow kami di google berita

Ada “Puncak Rejeki” di Kampung Panaan

KELAY – Wisata Berau terus berkembang. Setelah sukses dengan destinasi baharinya, kini wisata alam makin menunjukkan tajinya. Terbaru, objek wisata di Kampung Panaan bernama Puncak Rejeki, diresmikan dan mulai dibuka untuk umum. Menariknya, wisata ini menyuguhkan pemandangan berbeda dengan objek wisata alam lainnya.

Adalah Karst Sangkulirang – Mangkalihat yang menjadi daya tarik wisatawan atau pendaki saat tiba di puncak. Dan wisata ini sendiri bukan termasuk baru, karena Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Kampung Panaan telah mempersiapkan semuanya hingga akhirnya wisata ini bisa dinikmati secara umum.

“Dibuka resmi sejak Kamis (30/1/2026) oleh Dinas Pariwisata Berau, dan persiapan untuk pemandu hingga camping area dan tenda juga sudah ada,” ujar Kakam Panaan, Aliansyah dihubungi via WhatsApp, Senin (2/2/2026) siang.

Terpisah, Ketua Pokdarwis Kampung Panaan, Aril ketika dikonfirmasi tentang objek wisata baru ini menjelaskan jika saat ini sudah ada 16 orang yang disiapkan sebagai pemandu wisatawan hingga mencapai puncak.

“Kami sudah siapkan rute menuju puncak melalui Kampung Panaan, dengan pemandu yang akan mendampingi pengunjung. Untuk mencapai puncak Rejeki, dibutuhkan waktu 3 jam pendakian. Sedangkan untuk harga tiket masuk sebesar Rp35 ribu per orang,” terang Aril.

Selain menawarkan pengalaman mendaki yang berbeda, berada pada ketinggian sekitar 420 meter di atas permukaan laut (mdpl), Puncak Rejeki menyajikan bentang alam perbukitan hijau yang berpadu dengan gugusan karst khas.

Selain itu, pemandangan kabut tipis yang menyelimuti kawasan pada waktu tertentu, menjadi daya tarik tersendiri bagi wisatawan, khususnya pencinta fotografi alam dan wisata minat khusus. Puncak wisata ini berada tepat di depan Kampung Panaan dekat dengan Gunung Buntung.

Kampung Panaan terletak di Kecamatan Kelay, Kabupaten Berau, Kalimantan Timur, dan dapat dijangkau melalui jalur darat dari Tanjung Redeb. Perjalanan darat kurang lebih 3 jam melewati jalur Kelay, dengan akses yang lebih lancar berkat perbaikan jembatan Mapulu. Rute ini merupakan bagian dari jalur penghubung yang juga menghubungkan wilayah ke arah Wahau. (Ard)

Bagikan

Subscribe to Our Channel