TANJUNG REDEB – Usai naik status dari kampung tertinggal, Kampung Mapulu kini tengah mempersiapkan produk unggulan yang akan dikembangkan di kampung tersebut.
Kepala DPMK Berau, Tenteram Rahayu menjelaskan saat ini, DPMK akan fokus pada upaya menggerakkan dan mengembangkan produk unggulan setiap kampung. Termasuk Mapulu dengan komoditas madu sebagai produk unggulannya.
“Masing-masing punya produk unggulan jadi harus dipacu. Kalau ada yang sudah mapan, kalau sudah aman, sustain, kita bisa tingkatkan supaya mendaftar di e-katalog. Kalau Mapulu itu madu,” jelasnya.
Tak hanya madu, diakuinya, DPMK juga sedang berupaya agar produk perkebunan lainnya seperti karet dan kakao juga dikembangkan di Mapulu.
“Jadi, kita sedang bekerja sama dengan Diskoperindag dan Perkebunan. Yang didorong itu sekarang adalah selain produknya, hilirisasinya juga harus sudah ada,” terangnya.
“Intinya membangun kampung itu keroyok. Tidak bisa DPMK saja. Membangun kampung dengan kolaborasi,” sambungnya. (Adv/ard)













