TANJUNG REDEB – Musibah banjir dan longsor yang menerjang Aceh, membuat keprihatinan yang cukup mendalam. Banyaknya korban jiwa hingga infrastruktur, menjadikan status darurat bencana di daerah tersebut.
Bencana ini menggugah hati semua masyarakat tak terkecuali dari Kabupaten Berau, Kalimantan Timur. Seorang pengusaha bernama H.Abidinsyah pun mengajak seluruh masyarakat saling bergandengan tangan membantu meringankan kebutuhan warga terdampak bencana.
“Saya mengajak seluruh pengusaha baik yang ternama maupun tidak ternama di seluruh Indonesia, dan juga para wakil rakyat di DPR, untuk bisa bersama-sama memberikan bantuan bagi saudara-saudara kita di Aceh dan sekitarnya,” ajaknya dalam video berdurasi singkat yang beredar.
Dikatakannya, meskipun bantuan yang disalurkan nantinya tak seberapa jumlahnya, pasti akan sangat berguna bagi masyarakat yang terdampak bencana di Aceh.
“Apapun itu bentuk bantuannya, pasti sangat berarti bagi mereka. Karena saat ini mereka sangat membutuhkan uluran tangan kita,” tegasnya.
Berdasarkan data sementara Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) di Aceh, hingga saat ini jumlah warga yang meninggal dunia berjumlah 30 orang. Angka korban meninggal dunia tersebut tersebar di 4 kabupaten di Aceh, terbanyak di Kabupaten Aceh Tengah dan Bener Meriah.
Akses jalan yang putus, membuat evakuasi sulit dilakukan. Bahkan bencana itu juga berimbas putusnya signal dan mati listrik di Kabupaten Aceh Tengah. Tercatat warga meninggal dunia akibat longsor sebanyak 15 orang dan masih ada yang hilang yang sedang dalam proses pencarian.
Sementara itu, di Kabupaten Bener Meriah, jumlah korban jiwa yang meninggal dunia sebanyak 11 orang dan 13 orang hilang. Kemudian, di Aceh Utara, 2 orang meninggal dan 3 orang belum ditemukan akibat terseret arus banjir. Adapun di Aceh Tenggara, laporan sementara hingga saat ini mencatat warga meninggal dunia sebanyak 2 orang.(ard)













