Follow kami di google berita

Tekanan Fiskal Daerah, DPRD Berau Minta BUMD Tingkatkan Inovasi dan Kemandirian

Tekanan Fiskal Daerah, DPRD Berau Minta BUMD Tingkatkan Inovasi dan Kemandirian

BERAU – Menghadapi potensi tekanan fiskal akibat pemangkasan dana transfer dari pemerintah pusat, DPRD Berau mengingatkan pemerintah daerah untuk segera menyiapkan langkah antisipatif. Tak hanya Pemkab, Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) juga diminta untuk lebih inovatif dan adaptif dalam menyesuaikan diri dengan kondisi keuangan yang dinamis.

Ketua Komisi I DPRD Berau, Elita Herlina, menegaskan bahwa BUMD tidak boleh terus bergantung pada suntikan modal dari pemerintah daerah. Sebaliknya, perusahaan daerah harus mampu berdiri mandiri dan memberikan kontribusi nyata terhadap pendapatan asli daerah (PAD).

“BUMD seharusnya menjadi penyokong keuangan daerah, bukan justru menjadi beban. Karena itu, inovasi dan kemandirian menjadi kunci agar BUMD bisa tetap bertahan di tengah tekanan fiskal,” ujar Elita.

Ia juga menekankan pentingnya BUMD untuk jeli melihat peluang ekonomi baru, terutama pada sektor-sektor yang memiliki prospek jangka panjang. Misalnya pengembangan energi terbarukan, pertanian berkelanjutan, dan pengelolaan sumber daya alam yang ramah lingkungan.

“Kalau mau masuk ke sektor-sektor potensial, harus dilakukan secara bijak. Jangan sampai mengorbankan keberlanjutan lingkungan hanya demi keuntungan sesaat,” tambahnya.

Elita memastikan, DPRD Berau akan terus memperkuat sinergi dengan pemerintah daerah dan seluruh BUMD untuk menghadapi tantangan ekonomi di masa depan. Ia berharap, kolaborasi tersebut dapat melahirkan strategi pembangunan ekonomi yang lebih kokoh dan berkelanjutan.

“Dengan kerja sama yang solid dan inovasi yang berkelanjutan, BUMD bisa menjadi motor penggerak ekonomi daerah di tengah situasi fiskal yang penuh tantangan,” pungkasnya.(man/adv)

Bagikan

Subscribe to Our Channel