Follow kami di google berita

Jaga Ritme Okupansi Agar Maskapai Tak “Kabur”

Jaga Ritme Okupansi Agar Maskapai Tak “Kabur”

TANJUNG REDEB – Masuknya maskapai AirAsia di Bandara Kalimarau Berau, menunjukkan jika potensi Berau luar biasa. Sebelumnya, beberapa maskapai besar juga memutuskan masuk dengan rute penerbangan dari dan ke Berau, karena potensi tersebut.

Namun, banyak maskapai masuk juga ada beberapa yang memutuskan untuk meninggalkan rute Berau. Salah satu alasannya yakni jumlah penumpang rute dari dan ke Berau yang terus menurun.

Kepala Otoritas Bandar Udara Wilayah VII Balikpapan, Ferdinan Nurdin juga mengingatkan agar Pemkab Berau bisa menjaga ritme jumlah penumpang pengguna moda transportasi udara ini.

Maskapai berbiaya rendah atau low cost carrier (LCC) seperti AirAsia yang baru saja beroperasi itu, membutuhkan rata-rata okupansi minimal 80 persen agar dapat beroperasi secara berkelanjutan.

“Kalau kurang dari itu saya khawatirkan mereka akan kabur. Karena itu saya titip Kalimarau ke Pemda Berau supaya benar-benar diperhatikan,” tegasnya beberapa waktu lalu.

Dikatakannya, meskipun banyak maskapai yang ditarik masuk ke Kalimarau dan membuka rute ke Berau, tak jarang mereka hanya beroperasi beberapa bulan. Padahal untuk menarik satu maskapai saja membutuhkan waktu yang lumayan lama.

“Kan sayang kalau tidak dipertahankan. Membawa masuk maskapai saja sudah butuh usaha luar biasa. Saat sudah masuk maka harus diupayakan supaya bisa bertahan lama. Jangan sampai sia-sia,” tutupnya.(ard)

Bagikan

Subscribe to Our Channel