TANJUNG REDEB – Meskipun harus terpaksa meniadakan serangkaian kegiatan dalam perayaan Hari Jadi Kabupaten Berau yang ke-72 dan Kota Tanjung Redeb yang ke-215 tahun ini, namun Bupati Berau, Sri Juniarsih memastikan agar masyarakat juga bisa mendapatkan manfaat dari HUT ini.
Jika biasanya diramaikan dengan berbagai agenda besar, kali ini perayaan dibuat sederhana menyusul arahan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) agar daerah menghindari kegiatan yang berpotensi menimbulkan keramaian.
“Jadi apa yang diambil sebagai keputusan bersama itu demi keamanan masyarakat dan daerah. Apalagi diluar Berau juga situasi belum sepenuhnya kondusif,” ujarnya.
Untuk tahun ini, dipastikan hanya tiga kegiatan inti yang tetap digelar, yakni upacara peringatan, rapat paripurna DPRD, serta tabligh akbar. Sementara sejumlah acara populer seperti lomba perahu, expo, hingga manutung jukut diputuskan untuk ditiadakan.
Sebagai gantinya, anggaran yang semula dialokasikan untuk kegiatan itu, akan dialihkan ke bazar murah yang dilaksanakan di setiap kecamatan. Langkah ini diharapkan bisa langsung dirasakan manfaatnya oleh masyarakat, terutama dalam meringankan beban kebutuhan pokok.
“Meski tanpa kemeriahan seperti biasanya, Pemkab Berau ingin memastikan esensi peringatan hari jadi tetap terjaga, sekaligus menghadirkan manfaat nyata bagi warga,” imbuhnya.
Bazar murah ini nantinya akan menyediakan beragam kebutuhan pokok masyarakat, yang tentu saja harganya lebih miring dan terjangkau. Tak hanya itu, karena dilaksanakan di setiap kecamatan, maka potensi keramaian juga akan bisa diminimalisir karena masyarakat akan mendatangi kecamatan terdekat dari tempat tinggalnya masing-masing. (Adv/fan)













