PROYEK DISPORA JANGAN PAKAI STANDARD GANDA, TERKAIT KUALITAS DAN ALOKASIKAN ANGGARAN SECARA MAKSIMAL TANPA ABAIKAN KUALITAS PEKERJAAN

ANEWS, Berau – Dengan turunnya proyek pekerjaan Dispora Berau yang berasal dari Dana ABT APBD Berau 2020, khususnya pekerjaan Rehab Lapangan Tenis, Rehab Lapangan Volley dan Rehab Lapangan Basket Batiwakkal, Tanjung Redeb, sebagaimana yang dikonfirmasi ANews, dengan Kabid Dispora Berau, Hasmawi, Kamis, 17/12, ada beberapa yang perlu diluruskan.

Diduga Dispora Berau merencanakan 3 pekerjaan proyek tersebut dengan standard ganda terkait kualitasnya, dimana ada 2 (dua) pekerjaan rehab terkait penggunaan cor semen setebal kisaran 5 – 8 cm memakai tulangan atau wiremesh, sementara ada 1 (satu) pekerjaan rehab yang pengecoran semennya tanpa menggunakan tulangan, wiremesh.

Padahal anggaran ketiganya kurang lebih sama, bahkan ditengarai proyek yang tidak menggunakan wiremesh itu lebih besar dari rata-rata 2 proyek lainnya.

Rehab Lapangan Volley pengecoran dilakukan pada 2 (dua) lapangan dengan cor semen menggunakan tulangan (wiremesh) ditambah cor pelataran diantara dua lapangan sebagai tambahan, sementara Lapangan Basket, hanya 1 (satu) lapangan saja yang dicor semen tetapi tanpa atau tidak menggunakan tulangan wiremesh, dengan tambahan pengecatan tempat duduk dan pembuatan 1 WC.

Kita berharap, jangan sampai kualitas lapangan cor semen yang nantinya digunakan secara intens dikorbankan dengan alasan menambah pekerjaan sarana penunjang lainnya.

Dan kepada perencana proyek pemerintah, seyogianya membuat perencanaan dengan mengutamakan kualitas pekerjaan utama sebagai prioritas sebelum menambah fasilitas sarana penunjangnya. (jul/nov)

Bagikan