Perlu Alat Berat Untuk Bersihkan Sampah di Sungai

A-News.id, Tanjung Redeb — Permasalahan sampah di Berau masih menjadi upaya pemerintah untuk dikendalikan baik itu di darat maupun di air. Tempat Pembuangan Akhir (TPA) di Berau juga masih banyak kendala salah satunya yaitu alat berat yang kerap kali rusak.

Selain itu, perlu juga kesadaran masyarakat agar tidak membuang sampah sembarangan khususnya sungai yang saat ini menjadi sumber air minum masyarakat Kabupaten Berau.

Bupati Berau, Sri Juniarsih sangat membutuhkan kerjasama dari semua pihak untuk bisa mengatasi masalah sampah, berhubung Kabupaten Berau merupakan daerah yang memiliki banyak destinasi wisata bahari maupun kota.

“Selama ada manusia, sampah tidak akan pernah habis,” ungkap Bupati usai mengunjungi beberapa kelurahan saat kerja bakti Jumat bersih, Jumat (25/3/2022).

Dirinya juga menyebutkan hal ini perlu Sumber Daya Manusia (SDM) bisa mengelola sampah dengan baik agar tidak mengganggu sungai dari pandangan mata. Terutama sumber air PDAM berasal dari sungai, apabila banyak sampah di sungai tentu akan menganggu kinerja pipa sumber air PDAM sehingga distribusi menjadi terhambat.

“Saya prihatin terus terang, yang di sungai-sungai ini, mudah-mudahan saya bisa laksanakan agar ada kapal pengangkut sampah,” ujarnya.

Untuk TPA sendiri, masalah pemadatan sampah, hingga formula agar sampah tidak berbau terus diupayakan agar sampah-sampah yang berada di TPA tersebut dapat terkelola dengan baik.

Sekarang menjadi tugas ke depan, pemerintah daerah perlu mengupayakan agar sampah yang berada di sungai juga dapat dibersihkan.

“Mudah-mudahan sampah di sepanjangan sungai ini dapat dibersihkan, walaupun tidak dalam watku dekat, di 2023 kami bisa realisasikan. Karena ini tidak bisa dikerjakan secara manual, harus pakai alat tertentu,” tandasnya. (ryn)

Bagikan