Pengusaha Asal Kalimantan Kehilangan Tas di Bandara Juanda Surabaya Total Kerugian 150 juta

Terminal 1 Bandar Udara Internasional Juanda. Sumber Foto: https://images.app.goo.gl/JimUwTfkE1zhLux87

ANews, Tanjung Redeb – Pengusaha AB asal Kalimantan dilaporkan kehilangan barang bawaannya saat transit di Bandar Udara Juanda, Surabaya. Akibatnya, ia kehilangan tas dan barang berharga berupa Handphone, uang paspor dan dua Cincin yang diperkirakan senilai Rp 150.000.000,00. Musibah yang dialami pengusaha tersebut terjadi pada, Sabtu siang (29/08/2020).

Saat itu, AB merupakan calon penumpang penerbangan dengan tujuan akhir Lombok. Ia dikabarkan mengalami musibah saat berada di cafe AW yang ada di Bandara Surabaya. Korban melaporkan, barang bawaannya yang berupa tas berisi Handphone, uang paspor dan dua Cincin yang diperkirakan senilai Rp 150.000.000,00 hilang pada saat korban hendak memasuki Terminal Keberangkatan. Peristiwa ini dibenarkan oleh petugas keamanan Bandara Juanda. Korban menanyakan bagaimana kelanjutan terkait laporan tersebut, namun petugas keamanan belum bisa memberikan kejelasan.

“Saya kehilangan barang saat sedang berada di areal publik terminal, tepatnya di cafe AW yang ada di bandara tersebut. Jadi, saat itu saya berbincang-bincang bersama H.RK sambil menunggu keberangkatan selanjutnya,” jelas AB saat memberikan klarifikasi, Sabtu (29/08/2020).

Setelah kejadian tersebut, korban langsung melapor ke pihak bandara (petugas keamanan Juanda) pada saat korban melaporkan hal tersebut dan melihat langsung CCTV namun CCTV yang hendak dilihat mati (tidak berfungsi lagi).
“bahwa sedang dilakukan penindakan dari peristiwa tersebut dan memberikan teguran kepada pihak AW untuk lebih meningkatkan keamanannya serta menghimbau kepada seluruh penumpang lebih waspada lagi pihak bandara telah melakukan semaksimal mungkin tapi alangkah baik nya kewaspadaan dimulai dari diri sendiri.” Ungkap Mayor Feri saat memberikan klarifikasi ke media ANews via telepon.

Sebelumnya dilaporkan, barang bawaan AB hilang pada saat yang bersangkutan tengah berada di cafe AW yang terletak di lantai 2 Terminal Keberangkatan Internasional Bandar Udara Internasional Juanda. Sebelum memasuki proses pemeriksaan bagasi, korban sempat singgah di cafe AW untuk makan.

AB selaku korban juga menghimbau untuk Bandar Udara Juanda melakukan perbaikan untuk di sektor keamanan seperti CCTV dan bagi para penumpang Bandar Udara Juanda untuk selalu mengawasi barang bawaannya, serta tidak meninggalkan barang bawaan di sembarang tempat dan jauh dari pengawasan.(Dini Damayanti/ANews)

Bagikan