Follow kami di google berita

Pasokan Mahal dari Jawa dan Surabaya, Distributor Berau Angkat Tangan Soal HET

‎TANJUNG REDEB – Pasokan beras dari Jawa dan Surabaya kini berada jauh di atas batas HET, membuat distributor kesulitan mengikuti regulasi.

‎Kepala Dinas Pangan Berau, Rakhmadi Pasarakan, menyebut bahwa kenaikan harga dari daerah produsen menjadi faktor dominan.

‎“Memang harga beras di luar sudah tinggi sehingga tidak mungkin sesuai dengan HET. Bahkan ada beras-beras yang sudah melebihi HET dari sumber di Jawa atau Surabaya,” ungkapnya. Senin (24/11/2025).

‎‎Asosiasi sumber pangan dan mayoritas distributor di Berau turut mengeluhkan kondisi tersebut karena penjualan dengan standar HET dianggap tidak masuk akal secara hitungan bisnis.

‎Meski harga beras di Berau telah mengalami penurunan beberapa minggu terakhir, posisinya tetap belum menyentuh batas HET. Faktor kualitas turut memperumit proses penyesuaian.

‎‎“HET tidak mengatur sampai ke kelas-kelas beras, misalnya dua kali poles atau tiga kali poles. Jika dipaksa sesuai HET, kualitas otomatis tidak akan tercapai,” jelas Rakhmadi.

‎‎Menjelang Natal dan Tahun Baru 2025–2026, pihaknya berharap pasokan dan distribusi tetap lancar sambil menantikan keputusan resmi pemerintah pusat yang dapat mengakomodasi kondisi pasar riil.

‎”Kami berharap semoga secepatnya ada putusan dari pusat,” tutupnya.  (Adv/Ky).

Bagikan

Subscribe to Our Channel