MENGENAL LEBIH DEKAT H. AJI BAMBANG KESUMA, PEMANGKU ADAT KESULTANAN GUNUNG TABUR

ANEWS, Berau – Kabupaten Berau, salah satu kabupaten yang ada di Provinsi Kalimantan Timur dengan ibukotanya Tanjung Redeb, yang memiliki 13 wilayah kecamatan, 103 kampung dan 7 kelurahan itu, mungkin sudah tidak asing lagi bagi masyarakat di Kalimantan Timur maupun Kalimantan Utara.

Namun masih ada warga masyarakat di luar Berau yang tidak atau belum mengetahui bahwa sebelum Indonesia merdeka, ada 2 Kerajaan di Berau yakni Kesultanan Sambaliung dan Kesultanan Gunung Tabur.

foto kiri: Jusuf Kalla (paling kiri) Joko Widodo (Tengah) H. Bambang (Paling Kanan)

Di masa sekarang Kesultanan menjadi simbol adat istiadat dan budaya daerah yang harus terus dilestarikan sebagai khazanah kebudayaan bangsa Indonesia.

Sejalan dengan itu, perlu juga masyarakat mengenal sosok seorang Ketua Pemangku Adat Kesultanan Gunung Tabur, H. Aji Bambang Kesuma bin Aji Raden Surya, yang juga kerabat kesultanan Gunung Tabur.

Sosok bersahaja dan juga seorang pengusaha yang sukses di bisnis perminyakan itu lahir di Gunung Tabur tanggal 20 Agustus 1958 dan memiliki seorang isteri, Alm. Hj. Saudah. Pasangan H. Aji Bambang Kesuma/Alm Hj. Saudah dikaruniai 3 orang anak, Yunita Kusuma, Adi Nata Kusuma, dan Wira Nata Kusuma.

Staff Kepengurusan Pemangku Adat Kesultanan Gunung Tabur

Hobi yang digemari Aji Bambang Kesuma adalah musik, sementara makanan kesukaan nasi bakual ikan asin.

Aji Bambang Kesuma sangat peduli dan ingin budaya adat istiadat lama, khususnya adat istiadat Kesultanan Gunung Tabur lebih dikenal dan dihayati serta dilaksanakan oleh masyarakat maupun pemerintah daerah sebagai bagian dari Kegiatan Budaya daerah dan kearifan lokal yang terus dilaksanakan dan diagendakan sebagai kegiatan rutin untuk melestarikan budaya itu sendiri, juga untuk menarik wisatawan domestik dan mancanegara sebagai salah satu andalan pariwisata Kabupaten Berau. (novta)

Bagikan