TANJUNG REDEB – Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Berau menyalurkan zakat yang dihimpun melalui Unit Pengumpul Zakat di aula Kemenag Berau.
Total penerima zakat yang disalurkan kepada siswa madrasah, masyarakat umum dan tenaga honorer di lingkungan Kemenag Berau tersebut mencapai 203 orang mustahik.
“Dana zakat yang disalurkan kepada siswa madrasah dan masyarakat umum mencapai sekitar Rp36 juta yang diberikan kepada 170 orang mustahik. Sedangkan bantuan untuk tenaga honorer di lingkungan Kemenag Berau sebesar Rp16 juta yang disalurkan kepada 33 orang mustahik,” jelas Kepala Kantor Kemenag Berau, Kabul Budiono beberapa waktu lalu.
Penyaluran zakat dilakukan dalam dua sesi. Pada sesi pertama yaitu pagi hari, bantuan diberikan kepada para siswa dari sejumlah madrasah, mulai dari tingkat RA, MIN, MTs hingga MAN. Sementara pada sesi berikutnya sore hari, zakat disalurkan kepada masyarakat umum serta tenaga honorer yang bekerja di lingkungan madrasah.
Apresiasi pun diberikan kepada panitia UPZ, yang telah berperan aktif membentuk dan mengelola unit pengumpul zakat di lingkungan madrasah.
Menurutnya, keberadaan UPZ di madrasah menjadi langkah positif dalam menumbuhkan kesadaran berzakat sekaligus memperkuat pengelolaan zakat di lingkungan pendidikan.
“Kami mengapresiasi upaya panitia UPZ yang telah berinisiatif mengembangkan pengelolaan zakat di madrasah. Ini menjadi bagian penting untuk menanamkan nilai keagamaan kepada generasi muda,” ujar Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Berau, Kabul Budiono, beberapa waktu lalu.
Ia juga menilai kegiatan tersebut tidak hanya sebatas penyaluran bantuan, tetapi juga menjadi media pembelajaran bagi para siswa mengenai pentingnya kepedulian sosial dalam kehidupan sehari-hari.
“Anak-anak sejak dini perlu memahami bahwa berbagi kepada sesama merupakan bagian dari ajaran Islam. Zakat bukan hanya kewajiban, tetapi juga bentuk kepedulian terhadap mereka yang membutuhkan,” jelasnya.
Melalui pembentukan UPZ di madrasah, Kemenag Berau berharap pengelolaan zakat dapat berlangsung lebih terorganisir dan memberikan manfaat yang lebih luas bagi para penerima, sekaligus menanamkan nilai solidaritas sosial kepada para pelajar.
Penyaluran tersebut dihadiri Kepala Kantor Kemenag Berau Kabul Budiono, Kasi Bimas Islam, Penyelenggara Zakat dan Wakaf, serta para penerima manfaat dari berbagai madrasah. (Ta)













