Follow kami di google berita

Akses Tiga Kampung Terancam, Perbaikan Jalan Longsor Pegat Bukur Harus Prioritas

TANJUNG REDEB – Ruas Jalan Poros Pegat Bukur, Kecamatan Sambaliung, Kabupaten Berau, yang mengalami longsor hingga nyaris memutus akses transportasi masyarakat, mendapat perhatian dari DPRD Berau.

Kondisi tersebut dinilai mendesak karena menjadi jalur utama penghubung bagi sejumlah kampung di wilayah tersebut.

Ketua DPRD Berau, Dedy Okto menyebut telah berkomunikasi dengan pihak teknis terkait penanganan longsor yang terjadi di kawasan menuju Kampung Bena Baru. Ia mengakui usulan perbaikan sebenarnya sudah beberapa kali disampaikan, namun belum masuk dalam penganggaran.

“Memang sudah beberapa kali diusulkan, tapi belum dianggarkan. Insya Allah di 2027 saya yang akan mengawal itu, karena saya lihat terlalu parah,” ujarnya ditemui beberapa waktu lalu.

Longsor di ruas tersebut berdampak pada konektivitas tiga kampung, yakni Kampung Bena Baru, Kampung Inaran, dan Kampung Pegat Bukur. Material tanah yang menutup sebagian badan jalan membuat kendaraan roda empat kesulitan melintas, sementara roda dua masih bisa lewat dengan kehati-hatian.

Ia menegaskan, jalur tersebut merupakan jalan kabupaten yang seharusnya mendapat perhatian serius. Menurutnya, kondisi kerusakan yang cukup parah menjadikan penanganan harus diprioritaskan agar mobilitas masyarakat tidak terganggu lebih lama.

“Saya sudah menyampaikan ke PU. Ini jalan kabupaten yang betul-betul harus diperhatikan. Saya juga melihat di media selalu disorot, jadi memang akan saya perjuangkan,” katanya.

Selain diusulkan masuk anggaran 2027, ia juga membuka kemungkinan penanganan melalui perubahan anggaran atau Anggaran Belanja Tambahan (ABT) tahun berjalan. Koordinasi dengan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kabupaten Berau disebut terus dilakukan agar perbaikan dapat dipercepat.

“Kalau di ABT bisa mengejar, tentu akan kita dorong. Buat saya ini prioritas, karena akses menuju tiga kampung,” pungkasnya. (Man)

Bagikan

Subscribe to Our Channel