Enam Jam Pencarian, Bocah 7 Tahun yang Hanyut di Sungai Kelay Ditemukan Meninggal

SAMBALIUNG – Pencarian Bilqis, bocah perempuan berusia 7 tahun yang dilaporkan hanyut di Sungai Kelay, Kampung Tumbit Melayu, Kecamatan Sambaliung, Kabupaten Berau, berakhir duka.
Korban ditemukan meninggal dunia setelah tim pencari bersama warga melakukan pencarian selama sekitar enam jam.
Bilqis ditemukan pada Senin (12/10/2026) sekitar pukul 20.30 WITA. Lokasi penemuan jasad korban berjarak sekitar tujuh meter dari titik awal dilaporkan hanyut.
Kapolsek Teluk Bayur, AKP Budi Witikno, membenarkan penemuan tersebut. Setelah ditemukan, korban dievakuasi menggunakan kantong jenazah untuk dibawa ke rumah duka dan diserahkan kepada keluarga.
“Alhamdulillah korban berhasil ditemukan, jaraknya sekitar tujuh meter dari lokasi kejadian,” ujarnya.
Budi menjelaskan, berdasarkan informasi yang dihimpun, anak-anak yang berada di lokasi kejadian masih berusia belia. Bahkan, kakak korban yang turut berada di lokasi juga hanya terpaut beberapa tahun usianya dari Bilqis.
“Termasuk kakak korban yang saat itu bersama korban juga usianya hanya beda beberapa tahun,” jelasnya.
Peristiwa ini menjadi pengingat pentingnya pengawasan orang dewasa terhadap anak-anak, terutama ketika beraktivitas di sekitar sungai.
Budi mengimbau orang tua tidak membiarkan anak bermain di tepi maupun di dalam sungai tanpa pengawasan langsung.
“Harapannya kejadian ini tidak terjadi lagi,” katanya.
Sebelumnya, laporan anak hanyut tersebut diterima Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkarmat) Berau. Tim kemudian bergerak menuju lokasi untuk berkoordinasi dengan keluarga korban dan aparat kampung serta melakukan pengecekan awal guna mendukung proses pencarian.
Peristiwa ini menyisakan duka bagi keluarga korban sekaligus menjadi peringatan bagi masyarakat agar lebih waspada terhadap risiko aktivitas anak-anak di sekitar aliran sungai.(Akm)




















